Pemkab Diminta Bentuk Kurator, Kemenpar: Evaluasi Festival Tjimanoek

GELARAN. Festival Tjimanoek 2019 jadi perhatian serius Kemenpar RI.
RAKYATCIREBON.CO.ID - Gelaran Festival Tjimanoek 2019 yang berlangsung Sabtu (12/10) lalu menyita perhatian berbagai pihak. Tidak terkecuali bagi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI), tapi Pemerintah Kabupaten Indramayu diminta untuk membentuk kurator dan melakukan evaluasi terhadap penyelenggaran festival tersebut.

Kepala Bidang Pemasaran Area 1 (Jawa) pada Kemenpar RI, Wawan Gunawan mengatakan, pemerintah pusat sangat mendukung kegiatan tersebut. Namun Pemerintah Kabupaten Indramayu harus membentuk kurator, yaitu pengurus atau institusi yang mengawasi warisan budaya dan seni.

Adanya kurator ini akan berdampak positif dalam menjual potensi yang ada di Indramayu. Salah satunya dalam memperkenalkan potensi yang dimiliki Indramayu melalui Festival Tjimanoek.

Nantinya kurator yang akan memilah dan mengembangkan kekayaan budaya yang ada di Kabupaten Indramayu. Sehingga pagelaran seni budaya bisa dikatakan layak untuk dijual ke publik, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. "Even ini harus bisa menjadi daya tarik, artinya even ini harus dikuras harus ada kurator, nantinya tugas mereka mencari apa kekuatan dari Indramayu. Konten-kontennya seperti apa, ikon apa yang bisa diangkat untuk dijual," jelasnya, kemarin disela menyaksikan festival.

Adapun dalam pembentukan, pihaknya menekankan agar kurator ini haruslah seseorang yang memahami nilai budaya, nilai kreatif, dan nilai ekonomi yang tinggi. Dalam hal ini pemerintah daerah harus terlibat dan memiliki komitmen lebih untuk memajukan seni dan budaya.

Diharapkan Wawan, even seperti itu tidak hanya dijadikan sebagai sarana hiburan saja, melainkan harus menjadi batu loncatan yang berdampak pada meningkatkannya nilai sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat. "Dan yang tidak kalah penting lagi adalah harus konsisten dan dikemas semenarik mungkin," ungkapnya.

Tidak kalah pentingnya, Festival Tjimanoek 2019 harus dapat menciptakan sebuah inspirasi atau gagasan baru untuk diterapkan pada event serupa di tahun berikutnya. "Nah pada even tahun depan Pemerintah Indramayu akan menampilkan konsep seperti apa? kalau ternyata sama seperti ini, artinya sama sekali tidak ada perubahan," kata dia.

Oleh karena itu pihaknya menekan pula agar pemerintah melakukan evaluasi dan memperbaiki segala kekurangan yang terdapat pada gelaran Festival Tjimanoek 2019 ini. "Saya sudah bicara dengan pak kadis, even ini harus ada evaluasi, di tahun 2020 harus lebih menarik lagi. Kemenpar juga tentu akan melalukan pendampingan dalam bentuk promosi," ucapnya.

Sementara itu Festival Tjimanoek 2019 turut dihadiri para duta besar beserta keluarganya dari 13 negara. Dalam pelaksanaannya, panggung utama berada di Kawasan Pasar Mambo. (tar)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Pemkab Diminta Bentuk Kurator, Kemenpar: Evaluasi Festival Tjimanoek"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus