10 Desa Manfaatkan Pasar Online



RAKYATCIREBON.CO.ID – Sebanyak 10 desa di Kabupaten Cirebon telah terhubung dengan aplikasi pusat penyuluh desa (Pusluhdes) yang terhubung dengan Kementrian Pertanian. Diantara beberapa desa yang sudah terhubung yakni, Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Desa Susukan, Kecamatan Susukan, dan Desa Waled, Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Dr Ir H Ali Effendi mengatakan, aplikasi tersebut dapat digunakan para petani untuk mengetahui informasi terkait harga komoditas, rencana produksi, hingga berbagai cara mudah memasarkan produk pertanian. “Intinya, memudahkan para petani untuk produksi,” kata Ali kepada Rakyat Cirebon, Selasa (13/8).

Menurutnya, melalui aplikasi tersebut pun, para kelompok tani bisa berkomunikasi tatap muka secara langsung dengan pihak pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan Kementerian Pertanian, melalui video conference. Ali mengatakan, aplikasi tersebut pun memudahkan para petani menerima dan menyampaikan informasi seputar pertanian dari mulai hulu hingga hilir tanpa harus mendatangi pusat pemerintahan untuk memberikan informasi.

“Contohnya, masalah kekeringan pun disampaikan secara cepat. Jadi nantinya, para petani bisa meningkatkan hasil produksi,” katanya.

Ditempat yang sama, Plt Bupati Cirebon, Drs H Imron Rosyadi MAg mengatakan adanya teknologi online saat ini, para petani di Kabupaten Cirebon, memiliki kesempatan untuk mendapatkan pasar yang lebih luas serta menjangkau lebih banyak konsumen. “Masyarakat pun bisa mendapatkan hasil tani yang diinginkan, meskipun hanya memesan dari rumah, ini sudah zaman modern,” katanya.

Di Kabupaten Cirebon sendiri, sudah ada beberapa produk unggulan hasil pertanian. Bahkan sudah ada produk pertanian yang diminati pasar luar, yakni komoditas padi dan buah mangga.”Beras yang dikirim ke Jakarta, paling banyak itu dari Cirebon, untuk mangga godong gincu, sudah ekspor kita,” kata Imron.

Di Kabupaten Cirebon saat ini, kata Imron, sejumlah petani sudah memanfaatkan jaringan online untuk menjual produk pertanian, maka dari itu pihaknya akan terus mendukung para petani yang mau mengikuti perkembangan zaman. Imron menambahkan, pihaknya menganjurkan kepada seluruh petani untuk berkonsultasi dengan Dinas Pertanian yang memiliki program penyuluhan secara online, sehingga petani bisa memasarkan secara tepat.

“Yang sekarang menjual offline agar beralih juga ke online. Kami akan terus dorong untuk kemajuan petani,” katanya. (zen)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "10 Desa Manfaatkan Pasar Online"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus