Desem akan Sidak ke Cipondok



RAKYATCIREBON.CO.ID - Polemik yang terjadi di masyarakat Desa Cipondok terkait keberadaan batu, mendapat respon dari orang nomor satu di Pemkab Kuningan, Plt Bupati Kuningan Dede Sembada bersama Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman dan Dandim 0615 Kuningan Letkol Inf Daru Cahyadi akan terjun langung ke lokasi galian.

“Besok (hari ini.red) saya bersama pak Kapolres dan Pak dandim akan turun untuk melihat kondisi yang sebenarnya di lapangan, kita tidak ingin hanya didasarkan pada informasi katanya kita ingin melihat secara langsung,” kata Plt Bupati Dede Sembada.

Menurut Dede, tugas dari kepala Daerah secara Tegas diatur di Ketentuan Pasal 65 Hurup b UU No 9 th 2015 tentang perubahan UU No 23 tahun 2014, tentang Pemda salah satunya adalah, Memelihara Ketentraman dan ketertiban Masyarakat, dalam Sumpah jabatan sebagaimana diamaksud Pasal 61 ayat 2, di tegaskan akan memenuhi kewajiban saya sebagai kepala daerah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD Tahun 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa.

“Jika ada kebijakan yang di gulirkan mengganggu ketentraman dan ketertiban hingga membuat keamanan dan kenyawanan warga terancam, sudah barang tentu ijin galian batu andesit di Dea Cipondok mesti di tinjau ulang, termasuk yang menyangkut kebijakan perijinan dimana pun berkaiatan dengan apapun,” tegasnya.

Sekedar informasi, masyarakat Dusun Cibodas Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan, kembali gerah dengan adanya kabar bahwa galian batu yang ada di desa tersebut akan kembali beroperasi dengan alasan telah memiliki ijin resmi.

Warga tetap menolak adanya aktifitas galian yang dilakukan PT Pandu, dampak yang dirasakan masyarakat Desa Cipondok khususnya Dusun Cibodas cukup mengkhawatirkan. Ketika hujan deras turun, tak jarang lumpur dan kerikil yang terbawa air memenuhi jalan di sekitar dusun tersebut. Selain merusak jalan, warga pun kenyang dengan polusi dan debu yang diakibatkan dari truk pengangkut hasil galian.

“Dari awal adanya galian ini kami warga Desa Cipondok khususnya Dusun Cibodas menolak keberadaannya. Apalagi pada saat awal beroperasi belum memiliki ijin, lalu kami dari warga mengajukan keberatan dan penolakan langsung kepada pihak perusahaan. Memang kemudian galian batu tersebut tutup, hanya saja sekarang banyak warga masyarakat yang di takut-takuti oleh oknum-oknum tertentu agar jangan ada penolakan,” ujar tokoh muda Kuningan H. Kuswara Sastra Permana, MSi.

Atas penolakan warga masyarakat di Desa Cipondok khususnya Dusun Cibodas tersebut, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Syahroni dalam acara dialog terbuka di Desa Cipondok pada Sabtu 31 Maret 2018, siap menerima pengaduan masyarakat jika ada pengaduan, di tegaskan oleh Kasat Reskrim akan professional menangani masalah yang berhubungan erat dengan alam, tegas AKP Syahroni.(ale)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Desem akan Sidak ke Cipondok"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...