Yang Belum Punya Hak Pilih Bisa Ajak Keluarganya untuk Mencoblos

sosialisasi pojok pengawasan pilkada

RAKYATCIREBON.CO.ID - Pekerjaan berat bagi pelaksana pemilu pada tahun ini adalah meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat, dari yang di bawah 50 persen menjadi 78 persen sesuai target yang diinginkan KPU pusat.

Pemerintah Kabupaten Cirebon akan membantu penyelenggara pemilihan kepala daerah serentak untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat yang selama ini selalu menjadi permasalahan di wilayah Kabupaten Cirebon.

Hal itu dikatakan langsung oleh Plt Bupati Cirebon, Selly A Gantina saat memberikan sambutannya pada acara Sosialisasi Pojok Pengawasan Partisipatif kepada Masyarakat di Tingkat Kota/Kabupaten untuk pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018.

Dijelaskan Selly, sejauh ini angka partisipasi masyarakat Kabupaten Cirebon dalam pemilihan umum tidak lebih di angka 50 persen. Oleh karena itu, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan oleh semua pihak untuk mengejar target partisipasi yang sudah ditentukan oleh KPU Pusat.

“Target dari KPU Pusat, Kabupaten Cirebon harus di angka 78 persen sehingga kita harus terus bekerja keras karena saat ini tingkat partisipasi masyarakat di angka 48 persen. Butuh banyak upaya yang harus dilakukan dan Alhamdulillah panwaslu juga akan terus melakukan sosialisasi dengan komunitas. Kita juga akan melakukan hal yang sama,” ujar Selly.

Di samping itu, kegiatan sosialisasi ini dirasakan Selly sebagai suatu hal yang sangat positif. Selain bisa mengingatkan akan peranan masyarakat dalam pengawasan, kegiatan ini juga bisa membawa keinginan khususnya kepada anak muda untuk sama-sama memberikan hak suaranya.

“Siswa dan mahasiswa yang hadir di acara ini sangat antusias. Terbukti saat dibukanya forum diskusi, mereka banyak melontarkan pertanyaan kritis yang sangat bagus baik pendidikan politik. Pengawasan juga bisa mereka lakukan sehingga kegiatan semacam ini membawa angin segar untuk pilkada serentak di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Lebih jauh, Selly juga menyebutkan dirinya selaku Plt Bupati akan terus mengawasi kinerja para Aparatur Sipil Negara untuk tetap bersikap netral. Dengan demikian, pengawasan akan dilaksanakan oleh semua pihak agar pelaksanaan pilkada serentak ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Di tempat yang sama, Ketua Panwaslu Kabupaten Cirebon, Nunu Sobari SH MH menyebutkan kegiatan sosialisasi ini sebetulnya untuk mengajak kepada para pemilih pemula guna memberikan hak suaranya saat pemilihan nanti. Oleh karena itu, dia berharap kedepannya, semua pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pilkada dapat dilaporkan juga oleh pemilih pemula.

“Disini ada pojok pengawasan yang dibuka 24 jam. Di pojok pengawasn ini bisa mengakses informasi apapun tentang kepemiluan yang bermanfaat bagi para pemilih pemula,” tegasnya.

Nunu juga mengungkapkan, dirinya berharap para peserta yang hadir saat ini bisa ikut membantu penyelenggara pemilu dalam menimgkatkan angka partisipasi masyarakat.

“Kalau memang siswa ini belum memiliki hak pilih, minimalnya mereka bisa mengajak keluarga atau temannya yang sudah memiliki hak suara untuk memberikan hak suaranya saat pemilihan nanti. Kita akan terus berupaya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam kegiatan sosialisasi kali ini dihadiri oleh sepuluh komunitas yang berasal dari sekolah menengah atas maupun universitas. Nampak hadir pula Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat beserta komisioner Panwaslu Kabupaten Cirebon.(yog)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Yang Belum Punya Hak Pilih Bisa Ajak Keluarganya untuk Mencoblos "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus