Waspadai Profokasi Isu SARA



RAKYATCIREBON.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kepolisian Resor Kuningan melaksanakan Launching Kuningan Anti Hoax, di Taman Kuningan Summit Komplek Gedung Setda Kabupaten Kuningan, Senin (26/3).

Launching tersebut ditandai dengan dilepasnya balon udara oleh Plt Bupati Kuningan Dede Sembada, Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman SE MSi dan Dandim 0615 Kuningan Letkol Letkol Inf Daru Cahyadi Soeprapto SSos MM, selain unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah tersebut, tampak hadir juga Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Drs H Dadang Supardan MSi para Kepala SKPD, para Kepala Bagian lingkup Setda Kabupaten Kuningan dan jajaran Polres Kuningan.

Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman mengatakan, kegiatan launching pelepasan balon udara anti hoax merupakan instruksi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada seluruh jajarannya baik di tingkat Polda maupun Polres se-Indonesia, dengan maksud supaya masyarakat mengetahui dan bijaksana dalam mensikapi dan mencermati media sosial dan media informasi lainnya yang berkembang di masyarakat.

“Acara ini sebagai tanda bahwa masyarakat Kabupaten Kuningan anti hoax, juga anti terhadap ujaran kebencian dan isu SARA. Kita berharap kondusifitas masyarakat di Kabupaten Kuningan dapat berjalan dengan baik, tidak terpengaruh oleh berita bohong dan berita yang cenderung membuat masyarakat di Kabupaten Kuningan tidak tenang, sehingga menimbulkan suasana yang tidak baik dalam bermasyarakat,” kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan bahwa, situasi masyarakat yang sudah baik ini, mari kita sama-sama pertahankan bersama-sama, sehingga kita semua dapat beraktifitas dengan nyaman dan aman.

Sementara itu, Plt Bupati Kuningan Dede Sembada menyampaikan, kondisi masyarakat Kabupaten Kuningan yang akan melaksanakan Pilkada, diharapkan diwarnai dengan kerukunan dan kebersamaan, tidak dipengaruhi oleh berita-berita hoax dan kabar bohong yang bersifat memojokkan salah satu pihak sehingga menimbulkan perpecahan diantara sesame warga masyarakat.

“Masyarakat Kabupaten Kuningan harus cerdas dan cermat, tidak terpengaruh oleh berita bohong, hoax, ujaran kebencian yang cenderung memojokkan salah satu pihak, juga tidak menampilkan konten-konten SARA, yang menimbulkan kegaduhan, saya juga berharap masyarakat dapat turut serta mengantisipasi berita hoax tersebut, karena persatuan dan kebersamaan masyarakat lebih utama. Selain itu Kita harus mendukung dan mensukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018 dan Pemilihan Preseden dan Wakil Presiden Tahun 2019 dengan penuh sukacita,” katanya.

Menurut Plt Bupati, hoax itu adalah berita palsu, berita bohong yang isinya menipu. Hal itu harus menjadi kewaspadaan bersama, karena di dalamnya ada mengandung unsur kebencian dan menyangkut masalah Suku Agama Ras dan Antrgolongan (SARA) yang bisa memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Hoax itu adalah berita palsu, berita bohong, berita yang tidak benar yang isinya menipu. Jadi kita harus betul-betul waspadai bersama. Karena di dalamnya itu ada mengandung unsur kebencian, menyangkut masalah SARA yang bisa memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saya ingatkan kembali jangan ikut terpengaruh, membagikan berita itu. Itu bisa kena hukum pidana,” pungkasnya.(ale)



Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Waspadai Profokasi Isu SARA"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...