Waspadai Kenaikan Harga Komoditas


RAKYATCIREBON.CO.ID – PT Pertamina mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite pada Sabtu (24/3) lalu. Dari harga semula Rp7,6 ribu menjadi Rp7,8 ribu/liter atau naik Rp200. Di  Kota Cirebon, imbas kenaikan  harga pertalite mulai dirasakan beberapa hari setelahnya.

Dikhawatirkan, kenaikan harga pertalite memicu naiknya harga sejumlah komoditas lainnya. Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon, Abdul Majid Ikram menjelaskan, kenaikan harga pertalite seharusnya tak berpengaruh banyak pada harga di pasaran.

“Kalau pertalite naik, seyogyanya produsen atau pedagang tidak perlu menaikan harga jual dari produk yang dihasilkan. Karena ongkos transportasinya tidak terlalu naik, kecuali yang transportasinya pakai motor,” ungkap Majid, kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Menurut Majid, kenaikan harga pertalite merupakan imbas dari naiknya harga minyak dunia. Untuk itu, Indonesia terkena imbas dari kenaikan harga tersebut. “Kami sampaikan bahwa, tadi malam (Minggu malam, red) Pertamina sudah menaikan harga pertalite. Memang kalau bicara latarbelakang kenaikan pertalite itu tidak lepas dari kondisi harga minyak dunia yang sedang meningkat,” tuturnya.

Kenaikan harga Rp200 hanya dirasakan pengguna pertalite. Sedangkan, pengguna pertalite di Indonesia, kata Majid, didominasi kendaraan roda dua dan roda empat milik pribadi. Kendaraan niaga seperti truk dan pick up, kebanyakan menggunakan solar.

“Pertalite mayoritas dikonsumsi oleh kendaraan roda dua dan roda empat yang non transportasi umum.  Walaupun di Cirebon ada kendaraan angkot yang  pakai pertalite.  
Kendaraan niaga lebih banyak menggunakan solar. Jangan sampai masyarakat secara gegabah menaikan harga, karena BBM naik, semua harga juga naik,” terangnya.

Menurut Majid, jika pedagang ikut menaikan harga jual, dikhawatirkan menurunkan daya beli. Pasalnya, masyarakat dibebani kenaikan harga  pertalite. “Ditambah jika harga komoditas juga naik, maka dagangannya tidak ada yang beli,” kata Majid.

Pihaknya menginginkan, kenaikan harga pertalite disikapi dengan wajar oleh pedagang. Terlebih lagi, mayoritas aktivitas ekonomi di Ciayumajakuning  masih  relatif stabil. “Dengan kenaikan harga pertalite ini akan berdampak pada sifting belanja,” katanya. (wan)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Waspadai Kenaikan Harga Komoditas"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...