Tunggu 7 Bulan, Bunga Sedap Malam Baru Bisa Dipanen Seminggu Sekali

bunga sedap malam cocok ditanam di majalengka
RAKYATCIREBON.CO.ID - Selain menanam padi, para petani bisa mencoba menanam bunga. Selain peluang bisnis yang masih terbuka lebar karena belum ada pesaing, bisnis ini juga sangat menjanjikan.

Menurut salah satu petani asal kelurahan Cijati kecamatan Majalengka, H Aci Munasir Matlub mengatakan, bisa dirinya menanam bunga diatas lahan hanya seluas 0,2 hektare.

Aci menjelaskan, sudah Sembilan tahun lahan pertanian padinya ia alihkan untuk ditanami Bunga Sedap Malam. Walau demikian bukan berarti secara total tidak menanam padi.

Karena, kata dia, setelah tiga tahun berlangsung, tanah dari tanaman Bunga Sedap Malam harus diseling dulu dengan tanaman lain baik itu padi maupun palawija.

Menurutnya, pergantian tersebut sebagai upaya agar tanah tetap subur. Sebab kalau di tiga tahun kedua ditanami bunga kembali, maka tanaman tersebut tidak panen.

"Saya sudah coba, setelah bunga dipanen dan kembali ditanami bunga hasilnya kurang bagus malahan tidak panen," ujar Aci dia ketika ditemui Rakyat Majalengka di kebunnya, Jumat (2/3).

Hasil dari keberaniannya itu, Aci mencoba menanam Bunga Sedap Malam. Rupanya, langsung nampak sejak ia menanam pada tahun 2009.

Pesanan yang awalnya hanya datang dari orang yang pertama menawarkan bibit Bunga Sedap Malam. Berangsur mulai meluas, bahkan kini sekelas Toko Bunga terbesar di Cirebon yakni Toko Bunga Rose Merry, juga minta pasokan bunga dari Aci.

Dipaparkannya, tanah di Majalengka menurutnya cocok untuk tanaman jenis Bunga Sedap Malam. Hal itu terbukti dari tidak adanya kendala dalam perawatan yang hampir sama perawatannya dengan tanaman Bawang.

"Kontur tanahnya cocok. Sehingga Bunga Sedap Malam yang saya tanam, hasilnya selalu bagus, dengan bibit yang saya beli langsung dari wilayah Lembang," ungkapnya.

Masih dijelaskannya, sembilan tahun perjalanan menanam Bunga Sedap Malam membuatnya makin dikenal masyarakat yang kini menyebutnya H Aci Sedap Malam. Selain terkenal karena bunga yang beraroma wangi segar tersebut kesejahteraan H Aci pun semakin melonjak.

Awalnya, ia menanam Bunga Sedap Malam di atas lahan 0,2 hektare.  Serta modal yang dibutuhkan sekitar Rp3.125.000. Dari sejak tanam ia tinggal menunggu 7 bulan untuk panen perdana dan setelah itu setiap seminggu sekali selama tiga tahun H Aci tinggal memanen saja bunga-bunga yang sudah mekar tersebut.

"Setelah masa panen tinggal penyiangan dan pemupukan saja. Dan selama tiga tahun Bunga Sedap Malam ini seminggu sekali siap dipanen dengan konsumen yang sudah antre dari Bandung, Cirebon maupun Majalengka," terangnya.

Masih dijelaskannya, jika hari-hari besar keagamaan maupun hari-hari besar nasional permintaan pasokan bunga akan meningkat dengan harga per tangkai Rp4 ribu. Sementara jika pesanan biasa harga pertangkai hanya Rp2 ribu.

"Alhamdulillah, untuk masa tanam sekitar tiga tahun, maka saya bisa memperoleh Rp2,5 juta setiap bulannya. Sehingga dalam kurun tiga tahun Bunga Sedap Malam ini memberi keuntungan sekitar Rp90 juta atau 30 juta per tahun dengan kalkulasi dipotong biaya perawatan dan pupuk," pungkasnya.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Tunggu 7 Bulan, Bunga Sedap Malam Baru Bisa Dipanen Seminggu Sekali"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus