KPU Ajak OKP Tekan Golput



INDRAMAYU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu mengajak Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) untuk menekan angka golput pada Pilgub Jawa Barat 2018. Sehingga angka partisipasi pemilih dapat lebih meningkat dan sesuai target yang diinginkan mencapai 75 persenan.

Hal itu terungkap dalam sosialisasi dengan kelompok pemilih yang bertempat di aula KPU setempat, Selasa (27/3). Pengurus atau perwakilan dari 25 OKP diundang untuk menyimak paparan hingga dialog berbagai hal penting yang berkaitan dengan agenda politik tingkat provinsi tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Murtiningsih Kartini SH MH melalui Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas), Erwanto AMd mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan itu merupakan media untuk menyampaikan hal-hal tentang Pilgub Jabar 2018. Baik tahapan, hak dan kewajiban pemilih, progres hingga targetan partisipasi masyarakat pemilih yang harus dicapai. "Kami mengajak OKP untuk menekan angka golput agar partisipasi masyarakat meningkat pada pilgub 27 Juni nanti," jelasnya.

Terlebih lagi masih ada 34.471 pemilih yang belum dapat dipastikan bisa menggunakan hak pilihnya karena belum memiliki KTP elektronik. Persoalan lainnya, pemilih yang sudah dipastikan bisa memberikan hak pilihnya tapi bersikap apatis. "Golput harus benar-benar ditekan. Untuk pemilih yang belum punya KTP elektronik diimbau untuk segera melakukan perekaman data, nanti dengan surat keterangan juga dibolehkan," imbuh Komisioner Divisi Perencanaan dan Data, Jerry Nurcahya SH MH.

Sementara itu, target angka partisipasi masyarakat pada pilgub nanti harus mencapai 75 persenan. Sedangkan pada Pilbup Indramayu tahun 2015 lalu angka partisipasi masyarakat pemilih hanya 58 persenan. Sehingga untuk mencapai targetannya diperlukan peran aktif semua pihak. (tar)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "KPU Ajak OKP Tekan Golput"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...