Banyak Budaya Lokal Daerah Punah, Pemkab Fokus Lestarikan dan Hidupkan Kembali


RAKYATCIREBON.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon akan menghidupkan kembali kesenian-kesenian yang hampir punah. Beberapa kesenian yang hampir punah ini antara lain Reog Cirebon yang dulu sempat berjumlah 21 kelompok dan kini yang tersisa hanya tinggal tiga kelompok. 

Selain itu, tari bedaya, tari rahwana, serta tari ronggeng bugis. Seluruh tarian ini akan ditampilkan dalam kirab budaya yang akan digelar pada 31 Maret mendatang. 

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, Drs H Hartono MM mengatakan, tujuan utama adanya gelaran ini adalah menarik warga luar daerah agar berbondong-bondong datang ke Kabupaten Cirebon untuk menikmati destinasi wisata, selain itu juga untuk memeringati Hari Jadi Kabupaten Cirebon yang biasa diperingati tiap 2 April.

“Rencananya akan ada 40 kecamatan dan lima daerah lainnya yang berpartisipasi, tapi ini bukan sekedar kirab budaya dengan menampilkan mobil-mobil hias ya, sebab kita akan lebih mengeksplorasi budaya lokal yang hampir punah, misi kita adalah untuk melestarikannya,” kata Hartono, Kamis (22/3).

Menurutnya, nantinya dari kirab budaya ini  akan diseleksi untuk menjadi pendukung destinasi wisata di Kabupaten Cirebon. “Kita akan inventarisasi dan akan kita jadikan pendukung untuk destinasi wisata kita,” katanya.

Hartono menambahkan, di Kabupaten Cirebon terdapat beragam jenis tarian dan kesenian. Selama ini, sesuai imbauan dari Bupati Cirebon, tarian topeng diwajibkan untuk dipentaskan dalam berbagai kegiatan kedinasan.

“Tapi kan kita tidak hanya punya tari topeng, ada banyak beragam tarian lainnya, dan kita harus melestarikan semuanya. Tari ronggeng bugis itu sangat bagus, karena punya filosofi yang bagus sebagai tarian telik sandi di masa lalu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disbudparpora, Kasina mengatakan, tak hanya tarian yang akan dibawakan dalam kirab budaya ini, melainkan juga berbagai kelompok seni, di antaranya gembyung dan terbang.

“Kita juga akan tampilkan calung Cirebon, pokoknya banyak, intinya kita ingin mengangkat budaya lokal yang kemudian akan kita jual ke pasar untuk meningkatkan minat destinasi wisata, ” katanya.

Kasina menambahkan, rencananya kirab budaya ini akan dimulai dari depan Makodim 0620 Sumber di Watubelah menuju GOR Ranggajati.

“Jalan dari Makodim kemudian ke arah lampu merah Sumber, lurus arah Pasar Sumber, terus lurus hingga tiba di lampu merah Taman PKK, dan setelah itu tiba di GOR Ranggajati,” katanya. (yog)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Banyak Budaya Lokal Daerah Punah, Pemkab Fokus Lestarikan dan Hidupkan Kembali"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...