Wagub Jabar Ajak Semua Pihak Bersinergi Atasi Kawasan Kumuh

wagub jabar minta pemda indramayu atasi kawasan kumuh

RAKYATCIREBON.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengajak semua pihak untuk mengatasi penanganan terhadap kawasan-kawasan kumuh. Terlebih dengan adanya program Kota Tanpa Kumuh (KUMUH) yang sudah berjalan. Sehingga dengan realisasi dan perwujudan programnya secara baik dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan program KOTAKU di Desa Malangsemirang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, kemarin (1/2). Program tersebut merupakan upaya strategis Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman.

Serta Ditjen Cipta Karya dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dan memperkuat peran pemerintah daerah dalam percepatan penanganan kawasan kumuh di perkotaan pada tahun 2016-2020.

Untuk menentukan derajat kesehatan salah satunya factor pendukungnya adalah sarana lingkungan yang sehat. Sehingga dengan program tersebut diharapkan dapat mengurangi wilayah kumuh dan bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Guna mendukung terwujudnya tujuan program, di tingkat kelurahan/desa telah terbentuk kelembagaan yang representatif dan mengakar yang dinamakan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

"Bagi desa-desa yang dapat program KOTAKU harus benar-benar bisa dimanfaatkan baik oleh desa maupun masyarakatnya. Hal ini karena pembangunan untuk mengurangi wilayah kumuh sudah ditanggung oleh program," ujar wagub.

Wakil Bupati Indramayu, Drs H Supendi MSi menjelaskan, hasil review Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP), permukiman kumuh tahun 2017 di Kabupaten Indramayu ditetapkan seluas 534,34 hektar yang tersebar di 21 desa/kelurahan di 5 kecamatan.

Kecamatan Indramayu meliputi Kelurahan Paoman, Kepandean, Karangmalang, Karanganyar, Lemahmekar, Lemahabang, Margadadi, Desa Pabeanudik, dan Karangsong. Kecamatan Patrol.

Yakni, Desa Patrol dan Patrol Baru. Kecamatan Jatibarang meliputi Desa Jatibarang, Jatibarang Baru, dan Bulak. Kecamatan Kandanghaur yakni Desa Eretan Wetan, Eretan Kulon, dan Kertawinangun. Sedangkan Kecamatan Karangampel yakni Desa Karangampel Kidul, Karangampel, dan Benda.

"Dari kegiatan infrastruktur tersebut belum  mengurangi luasan kumuh secara signifikan di Kabupaten Indramayu. Karena mengingat cakupan pekerjaan dan skala pencapaian, sasaran ini tidak mungkin dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Maka diperlukan kolaborasi semua pihak dan semua pelaku antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya agar sasaran tersebut dapat tercapai," ungkap wabup.

Sementara itu, kegiatan di Desa Malangsemirang, Kecamatan Jatibarang di tahun 2017 terdiri dari Bantuan Dana Investasi (BDI) kolaborasi Kotaku sebesar Rp200 juta, jalan rabat beton dengan panjang 430,3 meter. Juga kegiatan drainase sepanjang 174,7 meter, dan pelatihan masyarakat sebesar Rp8,8 juta. (tar)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Wagub Jabar Ajak Semua Pihak Bersinergi Atasi Kawasan Kumuh"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus