Setiap Bulan Puluhan Pendidik Masuk Usia Pensiun, Indramayu Kekurangan 4.221 Guru

pemkab indramayu serakan uang kadedeuh

RAKYATCIREBON.CO.ID - Hingga saat ini kekurangan guru di Kabupaten Indramayu masih belum terpenuhi. Lebih memprihatinkannya lagi, jumlah guru semakin berkurang karena tidak ada formasi penerimaan, ditambah terus bertambahnya guru yang memasuki masa pensiun.

Hal itu diungkapkan Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah saat menyerahkan kadeudeuh kepada purna tugas, Senin (19/2) di ruang dalam pendopo setempat.

Disampaikannya keprihatinan terhadap kondisi kurangnya guru yang terjadi secara massal di Kabupaten Indramayu. Salah satunya karena usia pensiun terus terjadi dalam setiap bulannya.

"Kami merasa prihatin dengan kondisi demikian. Bahkan ada salah satu sekolah yang tenaga PNS hanya kepala sekolahnya saja, sementara guru-gurunya hanya tenaga honorer dan sukwan. Kami akan terus mencari solusi terbaiknya agar kebutuhan guru terpenuhi dan pendidikan anak-anak Indramayu tetap terjamin," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Anna juga menyalurkan uang kadeudeuh sebesar Rp1.270.000.000 kepada 50 orang purna tugas karena pensiun. Kemudian 1 orang purna tugas atas permintaan sendiri, dan 13 purna tugas karena meninggal dunia.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Edi Mulyadi melalui Kabid Pengadaan Pegawai, Winaryo menerangkan, jumlah guru PNS di Kabupaten Indramayu saat ini sebanyak 6.332 orang.

Padahal dengan jumlah fasilitas pendidikan yang ada, seharusnya ada 10.553 orang guru. "Setiap bulan ada puluhan guru yang masuk usia pensiun. Dari jumlah yang ada saat ini, kebutuhannya masih kekurangan guru 4.221 orang," pungkasnya. (tar)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Setiap Bulan Puluhan Pendidik Masuk Usia Pensiun, Indramayu Kekurangan 4.221 Guru"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...