Pembangunan Tempat Pelelangan Ikan Higienis Telan Dana Rp4,7 Miliar

kementerian kelautan dan perikanan resmikan tpi higienis

RAKYATCIREBON.CO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) meresmikan tempat pelelangan ikan (TPI) higienis di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon untuk meningkatkan mutu produksi perikanan tangkap, Kamis (15/2).

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI, Sjarief Widjaja menyampaikan bahwa revitalisasi TPI higienis yang menelan biaya Rp4,7 miliar ini dilakukan agar pasokan produksi perikanan tetap terjaga kualitasnya.

TPI higienis ini juga menghapus kesan bahwa tempat pelelangan ikan adalah tempat yang kotor dan memiliki sanitasi yang kurang layak.

"Apabila produksi perikanan terjamin mutunya, maka harga yang diperoleh juga berdampak pada peningkatan pendapatan nelayan," ungkap Sjarief.

TPI higienis ini, lanjut Sjarief, adalah salahsatu bentuk perhatian pemerintah untuk mendukung denyut perikanan di Indonesia, khususnya di Cirebon.

Pasalnya, di TPI higienis, pengelolaan ikan mulai dari diturunkan dari kapal nelayan sampai pada distribusi dilakukan dengan cara modern dan mengendepankan SOP yang sesuai standar.

"Kita ingin menghilangkan citra pelabuhan perikanan yang kumuh dan kotor, ikan harus dikelola dan ditangani dengan baik dan tidak dibiarkan begitu saja di lantai sesuai regulasi internasional," lanjut dia.

Fasilitas baru di wilayah Cirebon ini diharapkan Sjarief bisa meningkatkan kualitas produksi ikan, sehingga jika pengelolaannya sudah dilakulan dengan sistem modern, maka profesi nelayan akan menjadi sebuah profesi yang membanggakan.

"Standardisasi nya, ikan segar itu tidak boleh terkena matahari, san TPI higienis mengendepankan itu, segingga kualitas dan mutu ikan yang baik akan pula mengangkat status nelayan," ujar Sjarief.

Selain di Cirebon, kata Sjarief, KKP juga telah membangun TPI higienis di 60 lokasi pada tahun 2017, dan pengembangan itu akan terus dilakukan guna meningkatkan kualitas perikanan di seluruh wilayah di Indonesia.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDIP yang turut mendampingi pada peresmian, Ono Surono ST menambahkan bahwa pemerintah akan terus hadir untuk nelayan, dan hingga saat ini semua upaya yang sudah dilakukan adalah bagian dari tugas KKP untuk mensejahterakan para nelayan, salahsatunya melalui peningkatan kualitas produksi perikanan.

"Kita terus lakukan fasilitasi dengan menggelar dialog, menampung beragam aspirasi untuk kita sampaikan ke pusat, semua ini tidak akan berjalan tanpa dukungan dari para nelayan sendiri, dimana nelayan ini ikut berkontribusi untuk kejayaan maritim Indonesia," tambah Ono. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Pembangunan Tempat Pelelangan Ikan Higienis Telan Dana Rp4,7 Miliar"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...