Lima Pasangan Indehoi Tepergok Petugas, Sebagian Tidak Mengenakan Busana

satpol pp kota cirebon razia hotel melati

RAKYATCIREBON.CO.ID - Satpol PP  bersama TNI/Polri merazia sejumlah hotel melati yang ada di kawasan perkotaan. Petugas gabungan itu berhasil mengamankan sedikitnya lima pasangan selingkuh yang tepergok indehoi dalam kamar hotel.

Sebagian pasangan bukan suami istri itu kaget ketika pintu kamar diketuk petugas gabungan. Bahkan, beberapa pasangan tidak sah itu tidak mengenakan busana.

Kasi Pengendalian dan Operasional (Dal Ops) Satpol PP Kota Cirebon, Herbinawan menyampaikan, operasi tersebut merupakan kegiatan rutin setiap bulan untuk menjaga kondusifitas dan ketertiban umum di Kota Cirebon.

Dimana diakuinya, Kota Cirebon belum seratus persen terbebas dari kegiatan prostitusi yang meresahkan masyarakat. "Ini adalah giat rutin kami setiap bulan dengan sasaran hotel kelas melati," ungkap Herbinawan, Kamis (22/2).

Pihaknya menyisir empat titik hotel melati yang disinyalir rawan terjadi praktek prostitusi, dimana sarana perhotelan yang seharusnya digunakan untuk peristirahatan malah disalahgunakan untuk praktek-praktek yang menyalahi aturan. "Empat titik operasi yakni, hotel Asia, Cahaya Murni, Nusantara dan Gunung Sari," lanjut Herbinawan.

Menurutnya, kelima pasangan yang berhasil diamankan langsung digiring ke kantor Satpol PP dan akan dilakukan pendataan. Jika terbukti dari mereka PSK, maka Satpol PP akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial.  "PSK yang tertangkap akan kami ke panti sosial di Palimanan," ujarnya.

Beberapa titik yang menjadi sasaran operasi kemarin, kata dia, merupakan titik-titik hasil pemetaan petugas. Selain itu, masih banyak titik lain yang menjadi aduan masyarakat. "Yang kami sasar merupakan titik rawan praktek prostitusi. Hal ini berdasarkan laporan dari masyarakat," kata Herbinawan. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Lima Pasangan Indehoi Tepergok Petugas, Sebagian Tidak Mengenakan Busana"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus