Jembatan Ambles, Pengendara Diminta Putar Arah

kendaraan  tidak bisa melintas di jembatan citameng

RAKYATCIREBON.CO.ID – Warga Majalengka yang ingin berkunjung ke area makam pangeran Muhammad terpaksa harus memutar ke jalur lain. Pasalnya, ‎jembatan yang menghubungkan Babakan Jawa di dekat lokasi tersebut ambles akibat diterjang sungai Citameng.

Salah seorang warga setempat, Eman mengatakan, kondisi jembatan Citameng ‎saat ini nyaris ambruk. Kendaraan roda empat jika dipaksakan melintas dikhawatirkan jembatan itu makin ambruk. Mengingat kondisinya nyaris putus, pondasinya retak dan permukaan jembatan juga menganga.

"Kalau motor masih bisa, tetapi tetap sangat berbahaya. Makanya kami tetap memutar ke jalur lain, yakni ke jalur Pancurenang Landeuh," ungkap Eman, Minggu (25/2).

‎Ia juga menuturkan, jembatan tersebut dibangun sejak masa penjajahan Belanda. Sehingga dari faktor usia bisa dilihat bahwa umurnya sudah tua. Ia dan warga lainnya yang berada di wilayah tersebut berharap agar pemerintah segera mempertimbangkan untuk perbaikan.

"Kami sebagai warga tentu sangat berharap agar perbaikan segera dilakukan. Fungsi jembatan ini terasa memudahkan warga berlalu lintas ke area Makam Pangeran Muhammad," ujarnya.

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Agus. Ia mengatakan, akses jembatan ini juga sering dimanfaatkan para pelajar yang ingin berpramuka di Buper Sindangkasih.

Di sebelah selatan ada bumi perkemahan yang sering digunakan anak-anak pramuka melaksanakan kegiatannya. Sehingga setiap Jumat, akses jembatan Citameng ini selalu ramai.

"Kami pasangi tulisan larangan melintas di pertigaan sebelum jembatan itu. Agar memutar ke arah Pancurenang Landeuh. Memang lebih jauh, tetapi itu lebih aman," imbuhnya. (hrd)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Jembatan Ambles, Pengendara Diminta Putar Arah"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...