Jelang Plikada, Mantan Sekda Cium Bau Tak Sedap di Birokrasi


RAKYATCIREBON.CO.ID  – Tokoh masyarakat yang juga mantan sekda kabupaten Majalengka, Drs Ade Rachmat Ali MSi mengajak seluruh masyarakat Majalengka mewaspadai money politics.

Serta politisisasi birokrasi yang dilakukan para kandidat di pemilihan kepala daerah serentak 2018.
Menurutnya, meskipun ada larangan yang mengatur pegawai negeri sipil (PNS) di pilkada serentak harus netral.

Namun, tetapi kenyataan di lapangan diduga masih ada PNS yang terlibat politik praktis. Oleh karenanya, jika ada yang condong mendukung calon tertentu, diharapkan melapor agar yang berkaitan, akan diberikan sanksi sesuai aturan.

"Biasanya para kepala dinas, camat, kepala desa ini gampang dipolitisasi dan dikendalikan. Saya mengajak pada masyarakat untuk mengawasi hal itu. PNS harus netral. Kalau ada yang melanggar, laporkan dengan bukti-bukti yang kuat, dengan foto. Nanti akan disanksi sesuai peraturan," ujar Ade kepada Rakyat Majalengka, Senin (5/2).

Dijelaskanya, netralitas birokrasi menjadi sorotan dalam tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang berlangsung tahun ini. Dirinya mengindikasikan terdapat temuan-temuan di lapangan yang menunjukkan ada keterlibatan aparatur sipil negara dan juga birokrasi secara aktif.

Selain itu, Ade mengungkapkan, birokrasi sangat rentan dimanfaatkan. Kondisi tersebut karena ada seseorang yang memiliki jaringan dan berkesempatan melakukan politisasi terhadap birokrasi dan aparatur sipil negara. "Disinyalir, ada potensi besar memanfaatkan birokrasi untuk memenangkan salah satu calon,” tandasnya.

Lebih lanjut Ade menuturkan, dirinya mengamati modus yang umum dijumpai yakni memanfaatkan jaringan kepala desa untuk mengarahkan ke calon tertentu. Kedua, memanfaatkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melalui mobilisasi.

"Saya melihat adanya indikasi politisasi birokrasi. Ada upaya mobilisasi dari berbagai pihak kepada birokrasi untuk memberikan dukungan kepada calon tertentu. Salah satu bentuk mobilisasi yang dilakukan dengan mengantar pasangan calon ke kantor Komisi Pemilihan Umum setempat,” ujarnya.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Jelang Plikada, Mantan Sekda Cium Bau Tak Sedap di Birokrasi"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...