Gerhana Bulan Tertutup Kabut, Shalat Berjamaah di Gunung Panten Tetap Jalan

shalat gerhana bulan di gunung panten majalengka


RAKYATCIREBON.CO.ID  - Fenomena gerhana bulan total yang terjadi Rabu malam dimanfaatkan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Gunung Panten untuk mengabadikan moment langka tersebut. Sekaligus melaksanakan shalat gerhana bulan di atas bukit Paralayang Gunung Panten.

Ketua Pokdarwis Paralayang Gunung Panten Dede Sopyan mengatakan, antusias pengunjung untuk melihat fenomena gerhana bulan total cukup tinggi. Pada umumnya warga ingin melihat gerhana bulan dari ketinggian.

Bukan hanya pengunjung yang antusias datang. Namun juga dari berbagai elemen masyarakat. Seperti Disparbud, Polsekta Majalengka, Koramil Kota serta seluruh crew Pokdarwis Gunung Panten.

"Fenomena ini kami manfaatkan untuk shalat gerhana berjamaah di atas bukit Panten. Imamnya kami datangkan dari Kelurahan Munjul, ungkap Dede kepada Rakyat Majalengka, Kamis (1/2).

Kendati cuaca tidak mendukung karena kabut tebal, namun tidak mengurangi antusias pengunjung untuk menyaksikan fenomena gerhana bulan total yang juga  dengan shalat gerhana berjamaah.

"Alhamdulillah shalat gerhana bulan di Paralayang Majalengka kemarin malam dilaksanakan dengan lancar. Karena kabut cukup tebal, sehingga kami tidak bisa menyaksikan fenomena langka tersebut," tuturnya.

Dikatakanya, walaupun kabut tebal dan proses gerhana bulan tidak terlihat namun pengunjung masih membidik pemandangan Majalengka dari ketinggian bukit Panten. "Mereka tetap mengabadikan keindahan Majalengka malam hari dari ketinggian bukit Panten," tandasnya.

Sementara itu, dari beberapa warga Majalengka Kota menyebutkan tidak bisa melihat fenomena gerhana bulan total karena tertutup awan. (hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Gerhana Bulan Tertutup Kabut, Shalat Berjamaah di Gunung Panten Tetap Jalan"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...