Enam Kecamatan di Cirebon Timur Diterjang Banjir, Terparah Ciledug

sejumlah wilayah timur cirebon terendam banjir

RAKYATCIREBON.CO.ID – Menjelang pemilihan kepala daerah, Kabupaten Cirebon malah kena musibah. Banjir dahsyat melandan sebagian kawasan Cirebon Timur dan memaksa sebagian besar warganya  mengungsi. Rumah-rumah warga ditinggalkan penghuninya karena ketinggian air sempat mencapai 3 meter.

Selain hujan deras dengan waktu yang cukup lama, penyebab banjir juga karena jebolnya tanggul Sungai Cisanggarung yang berada di Ciledug Wetan. Kontan saja air tumpah menggenani tujuh desa.

Yakni, Desa Ciledug Wetan, Jatiseeng Kidul, Jatiseeng, Ciledug Kulon, Ciledug Lor, Bojongnegara, dan Leuweunggajah.  Banjir juga membawa material lumpur yang tebal.

Camat Ciledug, Solihin HS mengatakan, air sudah mulai masuk ke rumah warga sejak Kamis malam (22/2) pukul 20:00. Tidak lama setelah itu, volume air semakin bertambah, hingga ketinggian air mencapai 3 meter, hingga mencapai atap rumah.

“Ada desa yang terisolir yang parah terkena banjir, yakni Dusun Cihoe, Dusun Genteng, Dusun Pelabuhan, Dusun Pamosongan, Dusun Kebonawi.  mohon segera ada penanganan dan bantunan makanan serta minuman,” kata Solihin HS, Jum’at (23/2).

Solihin juga menyebutkan,  Plt Bupati Cirebon Selly Andryani Gantina sudah datang langsung ke lokasi banjir memberikan bantuan 300 nasi bungkus dan air mineral. Kehadirannya memberikan support moril kepada jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan untuk membantu warga korban banjir.

Berbagai fasilitas umum juga ikut terendam, seperti kantor kecamatan, Puskesmas, sekolah yang terpaksa diliburkan. Bahkan, Camat Solihin mengaku rumah milknyua oun  terkena banjir. “Rumah saya pun kebanjiran ketinggian air 1 meter,” katanya.

Berdasarkan informasi yang berhasil wartawan koran ini himpun, banjir tidak hanya melanda Kecamatan Ciledug, tetapi juga melanda Kecamatan Ciledug, Waled, Pasaleman, Pabedilan, Losari, dan Gebang.  Kecamatan Ciledug lebih dominan, karena lokasinya bersentuhan dengan Sungai Cisanggarung.

Jumlah total warga dan rumah yang terkena dampak, belum bisa dipastikan, karena hingga Jum’at sore, masih ada warga yang belum terdata. Bahkan, banyak dari warga Ciledug Wetan lebih memilih bertahan, di atap genteng, mulai dari sejak Kamis malam, kemarin.

“Jumlahnya belum bisa dipastikan berapa. Yang pasti jumlah rumah yang terendam ada ribuan. Itu khusus di Ciledug saja, belum dengan kecamatan lain,” kata Solihin.

Menurut Solihin, ketika Kamis malam  banyak dari warga yang memilih bertahan di atap rumah. Meskipun sudah dilakukan penjemputan.

“Tapi sekarang, Alhamdulillah, mereka sudah mau keluar meninggalkan rumahnya untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata dia.  Warga korban banjir yang mengungsi ditempatkan di Alun-alun Kecamatan Ciledug. (zen)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Enam Kecamatan di Cirebon Timur Diterjang Banjir, Terparah Ciledug "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus