Dibasmi, Hama Wereng Malah Makin Menyerang Lahan Pertanian

petani asal majalengka diberi pengarahan cara membasmi hama

RAKYATCIREBON.CO.ID - Para petani di kecamatan Palasah diberi pengetahuan dan informasi seputar pembasmian hama wereng. Setiap tahun hama wereng selalu menjadi ancaman serius bagi para petani. Bahkan, jumlahnya semakin banyak
.
Para petani kebingungan ketika harus berhadapan dengan banyaknya hama wereng yang menyerang tanaman padi. Para petani berharap pemerintah maupun perusahaan obat pembasmi hama bisa memproduksi obat ramah lingkungan yang mampu membasmi segala jenis hama wereng.

Salah seorang petani di desa Waringin, Mimin mengatakan, setiap kali menanam padi, selalu saja ada serangan hama wereng. Baik di pertengahan sebelum panen, maupun ketika usia tanam masih berumur 20 hari.

Pihaknya berharap ketika ada wawasan atau pengetahuan baru tentang cara pembasmian hama, agar segera diaplikasikan kepada tanaman.

"Kalau hanya obat-obatan kimiawi, rasanya dari tahun ke tahun, jenis hama, terutama hama wereng selalu saja menyerang. Ketika disemprot oleh pembasmi hama, memang mati pada saat itu. Namun ketika musim tanam berikutnya, hama menyerang lebih ganas," ungkap Mimin, Rabu (21/2).

‎Petani lainya, Raida mengatakan hal yang sama. Menurutnya, harus ada terobosan baru dalam menyikapi serangan segala jenis hama. Karena jika tanpa solusi, hama akan tumbuh lebih kuat.

"Jadi, bukan solusi bagi kami para petani, kalau ujung-ujungnya harus beli obat. Solusi semacam itu sudah dari dahulu dipraktekan. Namun hingga saat ini soal hama belum tuntas, meskipun ada obat keluaran terbaru," ungkapnya.

‎Menanggapi hal tersebut, salah satu perwakian perusahaan obat pembasmi hama, Tori Pradama
Mengatakan, diantara jenis hama yang paling rakus memakan tanamn padi yakni jenis hama wereng. Serangannya bisa lebih banyak. Dalam satu ekor hama wereng mereka bisa bertelur 120 per-ekor dan biasanya menetes di angka 10 ekor.

Ada hama wereng bersayap dan ada yang tidak bersayap. Yang paling berbahaya adalah hama wereng yang tidak bersayap. Karena tidak berpindah dan akan memakan padi yang ada di wilayahnya. Biasanya hama wereng menyerangnya pada usia padi usia 20 hari, bisa saja ketika usia padi berumur 40 hari.

“‎Jadi ketika umur padi setengah jalan, para petani harus bersiap siap untuk menghadapi serangan hama wereng. Sebelum lebih banyak serangan hama diusahakan disemprot obat pembasmi pada saat itu," ungkapnya. (hrd) 

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Dibasmi, Hama Wereng Malah Makin Menyerang Lahan Pertanian"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus