Daerah Lagi Kena Musibah, DPRD Studi Banding ke Bali

studing banding anggota dprd kuningan dikritik

RAKYATCIREBON.CO.ID - Kepekaan sejumlah anggota DPRD Kuningan, terhadap kondisi masyarakat yang tengah dilanda bencana mendapat sorotan. Pasalnya, saat masyarakat tengah berduka karena bencana alam, mereka justru berangkat ke luar daerah.

Belasan anggota dewan menuju Bandara Soekarno-Hatta ke Jakarta, setelah itu dilanjutkan dengan menggunakan pesawat menuji tiga lokasi yakni Bali, Makassar dan Batam. Masyarakat pun mengecam keras tindakan anggota dewan. Ia menyebut rencana keberangkatan itu tidak manusiawi.

"Mereka seperti tidak punya hati. Masyarakat lagi kesusahan dan membutuhkan perhatian, mereka justru memilih pergi ke luar daerah," kata Susanto, warga Kuningan.

Tak berlebihan jika kepergian para wakil rakyat di saat Kabupaten Kuningan tengah dilanda sejumlah bencana ini, membuat mereka dicap tak berempati.

"Saya kira sebaiknya jika ada kesempatan untuk menunda, ya seharusnya ditunda. Biar ada empatilah. Kalau seperti ini kan mereka seperti tidak memiliki empati, apalagi keberangkatan mereka ketika terjadi bencana," kata Susanto.

Sementara itu, pengamat politik pemerintahan Boy Sandi mengatakan, wakil rakyat seperti anggota dewan setidaknya berperilaku jangan sampai kontras dengan apa yang menimpa rakyat Kuningan. Karena jika dipaksakan berangkat, seperti yang terjadi sekarang ini, akan mencoreng citra DPRD di mata masyarakat.

"Kunjungan itu kan biasanya disesuaikan dengan apa yang terjadi di daerahnya.  Saat ini kan Kuningan sedang terjadi bencana," ujar Boy Sandi.

Boy menambahkan, masih perlukah hanya untuk mendapatkan tambahan informasi dengan berbondong-bondong terbang kesana-sini padahal di google hampir semua kebutuhan informasi sudah tersedia.

Kalau ingin menatap wajah narasumber di lain kota juga bisa menggunakan video call dan aplikasi sejenisnya.

Kalau metode ini bisa dipakai, akan banyak uang negara yang bisa dihemat dan digunakan untuk kegiatan pembangunan lain yang lebih bermanfaat. Segala canggih dan tidak perlu pergi studi  banding, apalagi bawa istri ini dah pasti jalan-jalan," terang Boy Sandi.

Selain itu, kata Boy, Kita sudah sangat sering mendengar tentang anggota DPRD yang study banding kesana-sini, tujuannya untuk apa lagi?    Info yang diterimanya, komposisi kepentingan study banding ini hanya 20 persen kepentingan utamanya selebihnya hanya jalan-jalan saja.

Apalagi di saat Kuningan ada bencana disana-sini, masak wakil rakyat tak punya kepekaan atau empati sama sekali dengan membatalkan rencana SB tersebut dan mengalihkan anggarannya untuk penanggulangan bencana.

"Jika masih keberatan dengan metode ini, paling tidak diundurkan saja jadwalnya. Wakil rakyat seharusnya menjadi sebuah entitas yang tak berjarak dengan yang diwakilinya. Ketika yang diwakilinya tertimpa bencana, mereka harusnya ikut merasakan penderitaan dengan ada di tengah-tengah rakyatnya. Bukan malah plesir ke tempat-te,pat wisata, nginap di hotel mewah dengan makanan  eropa lalu belanja sambil selfie tertawa-tawa. Teu nanaon sih ngan nanaonan," sindir Boy Sandi. (ale)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Daerah Lagi Kena Musibah, DPRD Studi Banding ke Bali"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...