Buntut Perusakan Spanduk,Tim Paslon OKE Resmi Melapor

tim oke laporkan perusakan apk milik oki edo

RAKYATCIREBON.CO.ID - Rusaknya alat peraga kampanye paslon nomor urut satu, Bamunas S Boediman dan Effendi Edo yang dipasang  KPU Kota Cirebon di pertigaan Jalan M Toha secara resmi dilaporkan oleh tim pemenangan OKE.

Tim OKE melapor  kepada tiga instansi sekaligus, yakni Panwaslu selaku pengawas, KPU selalu penyelenggara dan Kepolisian selaku penegak hukum, Kamis (22/2).  Kepada wartawan koran ini, Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) paslon OKE, Iva Sembiring menyampaikan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas perusakan APK yang dilindungi Undang-undang sampai tuntas.

"BBHA paslon nomor satu akan mengusut sampai tuntas sesuai dengan prosedur hukum maa, hari ini sudah kita laporkan ke KPU, Panwas dan Kepolisian," ungkap Iva saat diwawancarai rakcer, kemarin.

Dikatakan Iva, perusakan APK yang sudah diatur dalam peraturan KPU merupakan sebuah pelanggaran yang berat, sehingga implikasi nya pun memiliki kriteria ancaman hukum pilkada yang sangat berat.

Bahkan jika terbukti pelaku adalah oknum dari tim lawan, kata Iva, sanksi yang diberikan bisa sampai kepada pengguguran paslon. "Jika dilihat dari aturan KPU, ini pelanggaran berat mas, jadi hukumanya pun berat," lanjut Iva.

Selanjutnya, setelah dilaporkan, pihak tim kuasa hukum paslon nomor urut satu akan mengawasi dan mengawal proses yang ada di Panwaslu, sehingga nanti akan diketahui apakah sanksi yang diberikan hanya sanksi etika, sanksi administratif atau bahkan sanksi pidana.  "Kami akan terus kawal, yang jelas Panwaslu harus mengevaluasi atas apa yang terjadi kali ini," ujar Iva.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Ketua Panwaslu Kota Cirebon, Susilo Waluyo SE membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan terkait perusakan APK paslon nomor urut satu di Jalan M Toha, namun berkas laporan yang diterim pihaknya belum memenuhi ketentuan.

"Memang benar, kita sudah menerima laporan adanya perusakan APK, tapi berkasnya belum komplit," ungkap Susilo.  Untuk laporan sendiri, lanjut dia, seharusnya diserahkan dengan menyertakan fotokopi identitas, bukti-bukti dan saksi-saksi, sehingga penyelidikan yang akan dilakukan bisa lebih terarah.

"Idealnya laporan itu harus melampirkan bukti pendukung, seperti sobekannya, jadi tidak cukup hanya dengan foto nya saja," kata Susilo. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Buntut Perusakan Spanduk,Tim Paslon OKE Resmi Melapor "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...