Anggaran Belum Siap, Lelang Proyek Mandek

dprd minta kontrak proyek berakhir sebelum akhir tahun

RAKYATCIREBON.CO.ID – Mayoritas belanja program pembangunan, baik fisik maupun non fisik belum dilelangkan. Kondisi itu bisa jadi dipicu ketersediaan anggaran. Pasalnya, di awal tahun, pendapatan daerah belum begitu signifikan. Sehingga belanja juga belum bisa dilakukan maksimal.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ir H Watid Sahriar MBA. Menurutnya, belum banyaknya proyek yang dilelangkan bisa jadi karena terpengaruh kondisi keuangan daerah. “Karena kalau awal tahun, pendapatan daerah belum bisa banyak. Maka belanja juga belum bisa besar,” ungkap Watid, Minggu (4/2).

Ia menambahkan, di saat pendapatan daerah, misalnya pajak, belum diserap dengan nilai yang besar, maka untuk belanja besar pun SKPD belum bisa melakukan. Makanya, Watid menilai, wajar jika pemkot ingin mendahulukan program pembangunan yang bersumber dari APBN dan APBD provinsi.

“Itu juga kalau memang keuangan dari provinsi maupun pusat sudah siap. Kalau belum, ya sama saja belum bisa direalisasikan di awal-awal tahun ini,” kata politisi Partai Nasdem itu.

Maka dari itu, Watid memprediksi, lelang proyek akan banyak digelar pada pertengahan tahun. Paling tidak di awal semester kedua tahun anggaran 2018 ini. Memang beresiko bagi proyek yang bernilai besar, karena masa kontrak biasanya mendekati akhir tahun.

“Saya prediksi di awal semester II sudah mulai banyak yang dilelangkan. Karena pendapatan daerah juga sudah terlihat, sehingga bisa membiayai belanja. Tapi ini juga harus tertib, jangan sampai di akhir tahun atau masa kontrak belum selesai,” tuturnya.

Untuk itu, Watid mengimbau, SKPD juga sudah mulai menyiapkan administrasi atau dokumen lelang yang akan diajukan ke ULP. Sehingga tidak ada lagi faktor lain yang menjadi keterlambatan. “SKPD tetap harus mempersiapkan berkas pengajuan lelangnya,” katanya.

Untuk diketahui, belum ada satupun dinas maupun badan yang mengajukan lelang proyek ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Cirebon. Sebaliknya, justu kecamatan mendahului. Sampai awal Februari ini, baru Kecamatan Kejaksan yang mengajukan berkas lelang belanja jasa berupa pengadaan cleaning service.

“Baru ada satu, Kecamatan Kejaksan, pengadaan jasa cleaning service dengan nilai lebih dari Rp200 juta,” ungkap Kabag Pengadaan Barang dan Jasa ULP Setda Kota Cirebon, Syaroni ATD MT, Kamis (1/2).

Selain itu, kata dia, belum ada lagi yang mengajukan dokumen lelang untuk dilelangkan di ULP. Makanya, Syaroni mengimbau, kepada dinas yang sudah menyelesaikan penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP), untuk segera diajukan. “Kita mengimbau terus untuk secepatnya, agar tidak menumpuk di akhir tahun,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Anggaran Belum Siap, Lelang Proyek Mandek"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...