Warga Limbangan Sweeping Pekerja Proyek PT Polytama Propindo

rumah warga indramayu rusak diduga karena proyek pt polytama propindo

RAKYATCIREBON.CO.ID - Puluhan warga di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu melakukan aksi sweeping terhadap pekerja proyek sebuah perusahaan, Selasa (23/1). Aktivitas proyek dipaksa diberhentikan lantaran menimbulkan kerusakan pada rumah dan infrastruktur di desa setempat.

Pantauan Rakcer, upaya paksa penghentian aktivitas proyek dengan melakukan sweeping terhadap pekerjanya itu terjadi di lokasi pengembangan PT Polytama Propindo.

Warga menuntut pertanggung jawaban atas dampak yang ditimbulkan. Bahkan, aksi warga juga nekat menghentikan truk-truk pengangkut material yang akan masuk ke lokasi proyek.

Dari informasi yang dilontarkan warga, sedikitnya ada sekitar 30 rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian dinding.

Keretakan dinding tersebut dituding akibat pengerjaan proyek yang lokasi berdekatan dengan pemukiman warga.

"Pihak perusahaan belum pernah sosialisasi ke masyarakat ada proyek ini. Kami menuntut ganti rugi," tegas seorang warga, Kayat.

Disampaikan warga lainnya, Taryono, berkaitan dengan proyek tersebut patut dipertanyakan izin dan Amdal yang menjadi keharusan untuk dipenuhi.

Sehingga muncul anggapan bahwa pembangunan pengembangan area pabrik plastik tersebut illegal. "Ini melanggar perda tentang larangan mendirikan bangunan di atas lahan hijau atau produktif," ucapnya.

Sementara itu, warga yang melakukan aksi mengancam akan melakukan aksi lebih besar, jika tuntutan tidak segera dipenuhi. Bahkan akan menghentikan aktivitas pabrik yang sudah beroperasi. (tar)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Warga Limbangan Sweeping Pekerja Proyek PT Polytama Propindo"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus