Tetapkan Oki-Edo dan Rakhmat-Yayat

dpp golkar tetapkan pasangan cawalkot cabup cirebon

RAKYATCIREBON.CO.ID  – Siapa yang akan direkomendasi oleh Partai Golkar untuk calon kepala daerah dan wakilnya di wilayah Cirebon, akhirnya terjawab. Partai Beringin itu merekemondasi pasangan Bamunas Budiman (Oki) dan Effendi Edo sebagai calon walikota dan calon wakil walikota Cirebon.

Sementara di Kabupaten Cirebon, Golkar memberikan rekomendasi kepada pasangan H Rakhmat dan H Yayat Ruhyat sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Cirebon.  Pemberian rekomendasi tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, di halaman DPP Partai Golkar, Jakarta, kemarin sore (5/1).

Oki-Edo, Rakhmat-Yayat hadir di kantor DPP Partai Golkar‎ dengan mengenakan baju batik bercorak kuning. Keempatnya duduk bersama para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah lainnya, ketika acara penyerahan surat keputusan atau rekomendasi dari DPP Partai Golkar. Keempatnya maju ke panggung, ketika diumumkan DPP Partai Golkar.

Seusai dimumukan sebagai calon walikota oleh DPP Partai Golkar, Oki menuturkan, rekomendasi dari Partai Golkar sesuai dengan keinginannya. Kandidat bakal calon walikota dari PDI Perjuangan itu menginginkan partainya berkoalisi dengan Partai Golkar. Bahkan koalisi besar diinginkan Oki, ditambah Partai Hanura dan PPP.

"Memang pada dasarnya saya menginginkan PDI Perjuangan itu berkoalisi. Koalisi besar. Alhamdulillah Partai Golkar bisa ikut dengan saya, dengan PDI Perjuangan‎ untuk memenangkan Pilkada di Kota Cirebon," ungkap Oki kepada Rakyat Cirebon, di halaman kantor DPP Partai Golkar.

Ia menambahkan, setelah Partai Golkar, giliran rekomendasi dari PDI Perjuangan, Partai Hanura dan PPP yang akan diambil. Oki akan secara maraton datang ke ketiga parpol tersebut.‎

"PDI Perjuangan kalau tidak malam ini (tadi malam, red), ya besok (hari ini, red) terakhir. Selain itu, Partai Hanura dan PPP. Besok pagi (hari ini, red) saya ke Bandung menyelesaikan PPP. Untuk Partai Hanura, selesai ini (tadi malam, red) saya akan hubungi Partai Hanuranya," tutur Oki.

Pria yang pernah maju di Pilwalkot 2013 lalu itu menjelaskan, rekomendasi PDIP juga akan diberikan kepadanya dan Edo. Begitu pula dengan PPP. Berbeda dengan Partai Hanura yang merekomendasikan Ketua DPC‎ Partai Hanura, Een Rusmiyati SE sebagai calon wakil walikotanya.

"Kalau melihat keadaan sekarang, kemudian 3 nama yang saya serahkan (saya) ke DPP PDI Perjuangan itu salahsatunya juga Pak Edo. Saya juga melihat PPP mendukung juga Effendi Edo. Partai Hanura Bu Een. Selebihnya keputusan saya serahkan ke DPP PDI Perjuangan," jelasnya.

‎Oki juga menjelaskan, selain Edo, Een juga masuk dalam daftar nama calon wakilnya yang diserahkan ke DPP PDIP. "Pertimbangannya, karena Edo yang dapat dukungan dari Partai Golkar. Kalau Bu Een dapat dukungan dari Partai Hanura," kata dia.

Ia mengatakan, setelah mendapatkan rekomendasi parpol yang akan mengusungnya, Oki akan mempersiapkan diri untuk pendaftaran ke KPU. Belum ditetapkan tanggal berapa ia akan mendaftar.‎

"Langkah setelah ini menyusun bagaimana menyiapkan untuk pendaftaran di KPU. (Persiapan adminisrasi) kalau saya sih sudah siap. Karena tinggal membuka file 2013 untuk diperbaharui saja," katanya.

‎Disinggung soal kritik pedas yang dilontarkan ketua PAC PDIP mengenai sikapnya yang menolak berdampingan dengan Ketua DPC PDIP, Edi Suripno SIP MSi, Oki enggan komentar banyak.

"Kalau itu saya serahkan kepada DPP. Karena bagaimanapun saya fatsun partai. Saya tidak mau komentarin itu. Tapi saya kira itu hak setiap orang untuk menyatakan itu," ucapnya.

‎Senada disampaikan Edo. Setelah mendapatkan rekomendasi Partai Golkar, ia meyakini PDIP, Partai Hanura dan PPP juga akan merekomendasikan Oki-Edo. "Dalam waktu dekat semuanya akan bersama, PDIP, Partai Golkar, PPP dan Partai Hanura," kata Edo.

Selanjutnya, kata Edo, ia dan Oki harus segera menyiapkan diri untuk pendaftaran ke KPU. Adik ipar mantan Walikota Ano Sutrisno (alm) itu menegaskan, perlu segera melakukan konsolidasi dengan tim pemenangan. Pasalnya, kompetitor, duet Drs Nasrudin Azis SH dan Dra Eti Herawati sudah lebih dulu melangkah.

"Sekarang harus sudah mulai start.‎ Karena yang lain sudah start, maka setelah rekomendasi ini terbit harus segera start. Semua harus bersatu untuk pemenangan," katanya.

Ditanya terkait hubungannya dengan struktural DPD Partai‎ Golkar Kota Cirebon, Edo mengaku, tidak ada persoalan antara dirinya dan struktural. "Komunikasi dengan struktural tidak ada masalah‎. Semuanya berjalan baik," katanya.

Sementara itu, H Rahmat mengaku bersyukur atas terbitnya rekomendasi calon bupati dan wakil bupati Cirebon untuk dirinya dan Yayat Ruhyat dari DPP Partai Golkar.‎

"Alhamdulillah bahwa simpang-siur soal rekomendasi sudah selesai. Kita sudah masuk dari Partai Golkar. Tinggal dari partai lain," ungkap Rahmat, usai diumumkan sebagai calon bupati Cirebon, di kantor DPP Partai Golkar, kemarin sore.

Setelah Partai Golkar, Rahmat mengakui, pihaknya tinggal menerima rekomendasi dari dua partai politik lainnya.‎ "Insya‎ Allah ada Partai Hanura dan Partai Demokrat. Insya Allah (sudah fix). Dalam sehari, dua hari ini (Sabtu atau Minggu, red) rekomendasinya," ujarnya.

Setelah semua parpol yang akan mengusung menerbitkan rekomendasi, kata Rakhmat, pihaknya segera membentuk tim pemenangan untuk bertarung di Pilbup Cirebon 2018. "Langkah selanjutnya membentuk tim pemenangan," katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Tetapkan Oki-Edo dan Rakhmat-Yayat "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus