Tarmadi Bakal Geser Luthfi?

surat rekomendasi pkb untuk pilbup cirebon dicolong

RAKYATCIREBON.CO.ID - Partai apa di Kabupaten Cirebon yang paling ramai membahas soal rekomendasi? Mungkin jawabannya adalah PKB. Ini karena ada istilah yang muncul bahwa surat rekomendasi calon bupati dari PKB sudah dicolong kucing. Ah masa, yang benar? 

Istilah rekom dicolong kucing disampaikan oleh Ketua DPC PKB Moh Luthfi dalam aku facebooknya. “Jatuh, berdiri lagi. Kalau, nyoba lagi. Gagal, bangkit lagi. Never give up. Rekom dicolong kucing?” Begitu status Luthfi, yang kemudian membuat heboh dunia maya.

Siapa yang tertuduh “mencuri” rekomendasi itu? Untuk sementara tuduhan mengarah kepada tokoh dari Cirebon Timur, H Tarmadi (HT). Hal ini bisa dilihat dari postingan orang-orang dekat Moh Luthfi yang mempertanyakan kartu tanda anggota PKB milik HT. Ada juga yang meminta HT untuk mundur dari kader PDI Perjuangan.

Dari informasi yang dihimpun Rakcer, H Tarmadi yang sempat daftar bacabup PDIP siap merebut rekomendasi dari PKB.  Langkah Tarmadi cukup berani, salahsatunya membawa kyai berpengaruh di Kabupaten Cirebon mendatangi kantor DPP PKB diantaranya Rois Syuriah PCNU KH Wawan Arwani dan Ketua Tanfidziayah PCNU KH Azis Saerozi dan kiai lainnya.

Foto pertemuan tersebut beredar luas di medsos dan menjadi perdebatan beberapa kalangan internal partai berlambang bola dunia dikelilingi Sembilan bintang itu. Menyikapi fenomena tersebut Ketua Desk Pilkada KH Abu Tholkhah Nawawi tidak menampik hal itu.

Namun, ia menegaskan seharusnya Tarmadi melakukan komunikasi dan konsultasi dengan Desk Pilkada DPC PKB jika ingin disung partainya sebagai Cabup untuk bersaing di Pilkada nanti.

“Kalau ada keinginan dari figure yang bukan kader harusnya nanya dulu ke kita, dan cabup hanya 1 HM Luthfi kan itu kesepakatan internal PKB melalui pleno partai secara resmi,” kata dia.

Diakui pria yang akrab disapa Habib Tholkhah itu memang cabup partainya tidak ada syarat tertulis dalam Ad/Art harus kader dan punya KTA, karena pihaknya terbuka figur manapun diluar PKB untuk maju melalui partainya.

“Saya hanya diberi mandat menjadi Ketua Desk pilkada, kemudian kesepakatannya mengusung Kang Luthfi, tapi kalau DPP berkehendak lain ya silahkan itu kewenangan DPP,” katanya.

Ditambahkan, jika Tarmadi dengan beberapa kyai datang ke DPP dinilainya mungkin hanya silaturrahmi biasa. “Jangan di dramatisir lah, itu kan bisa saja hanya mampir biasa,” tukasnya.

Dikatakan, desk pilkada sudah selesai melakukan tahap rekrutmen cabup, namun ia menegaskan jika DPP hingga saat ini masih mengakomodir sesuai mekanisme yang telah berjalan di tingkat daerah yang kini dipimpin segala prosesnya oleh dirinya.

“Kalau ada kabar rekomendasi beredar di publik sudah keluar itu tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena sampai hari ini saya belum menerima rekomendasi DPP apapun,” katanya.

Dalam waktu dekat, diakui Habib Tholkah rekomendasi akan keluar bersamaan dengan daerah lain yang akan menggelar pilkada di Jawa Barat. “Antara tanggal 6 atau 7 Januari akan dikeluarkan serentak, Insya Allah,” bebernya.

Adanya manuver Tarmadi dipastikan tidak mengganggu sedikitpun stabilitas partainya, karena sistem PKB dari DPP hingga daerah sudah rapih berikut mekanisme penetapan cabup cawabup menghadapi pilkada mendatang.

“Kami pastikan kita juga akan deklarasikan calon dari PKB berikut dengan komposisi partai koalisinya yang selama ini kita sebut dengan koalisi seduluran,” tegasnya.

Terkait nama partai yang sudah resmi bergabung pihaknya belum bisa membukanya di publik. “Kita ini ingin membangun daerah secara bersama-sama, kita akan deklarasi tanggal 7 Januari,” pungkasnya. 

Sementara itu, H Tarmadi tampak santai soal kehebohan soal rekomendasi PKB ini. HT tidak mengiyakan, tapi juga tidak membantah. “Ini biasa, dinamika politik,” ujarnya sambil tertawa kecil.

HT malah mengajak semua petinggi partai untuk satu persepsi, mencari solusi, untuk menjadikan Kabupaten Cirebon lebih baik. “Mending kita samakan persepsi bagaimana membangun Kabupaten Cirebon,” katanya kepada Rakyat Cirebon.

H Tarmadi juga menceritakan bagaimana masyarakat wilayah Cirebon Timur  membutuhkan solusi atas masalah kehidupan sehari-harinya.

Mulai dari perbaikan jalan, tersedianya irigasi untuk pertanian, hingga lampu penerangan jalan. “Itu kebutuhan riil masyarakat. Ketika butuh sesuatu, pemerintah harus bisa menyiapkan,” ujarnya.

Terakhir, H Tarmadi juga meminta doa agar semuanya beres dan dirinya  mendapatkan tiket maju di pemilihan bupati Cirebon untuk bertarung dengan Petahana.

“Doakan saja, mudah-mudah bisa beres,” ujarnya. Selain PKB, beberapa partai juga berencana digaet pengusaha asal Cirebon Timur untuk mengusungnya di pesta demokrasi lima tahunan ini. (vic)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Tarmadi Bakal Geser Luthfi? "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus