Rivomas Bantah Tak Bayar Upah Pekerja

pt rivomas tambah jumlah pekerja hingga dua kali lipat

RAKYATCIREBON.CO.ID  – Kontraktor gedung setda 8 lantai, PT Rivomas Pentasurya akan menambah jumlah pekerja hingga dua kali lipat dari yang ada saat ini. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat proses finishing megaproyek senilai Rp86 miliar itu.

Manager Project PT Rivomas Pentasurya, Tajudin menyampaikan, sampai kemarin, pihaknya mempekerjakan sebanyak sekitar 200 orang. Jika tidak ada rintangan, mulai hari ini, jumlah pekerja ditambah sekitar 250 orang.

“Penambahan tenaga 250 orang. Saat ini yang ada 200 pekerja. Kita akan maksimalkan finishing,” ungkap Tajudin, Kamis (25/1), di halaman belakang Balaikota Cirebon.

Ia menjelaskan, banyaknya jumlah pekerja untuk proses finishing itu sangat diperlukan. Nantinya, mereka akan secara bergiliran menyisir tiap lantai di gedung setda yang baru tersebut.

“Nanti tiap lantai disisir, apa saja yang sudah selesai dan yang belum langsung diselesaikan,” katanya.

Dikatakan Tajudin, semua material bangunan untuk mencukupi kebutuhan finishing sudah tersedia di lokasi. Persis tinggal memasangnya. Misalkan, kata Tajudin, pemasangan kusen, lantai, alumunium, plafon, dinding halus dan lainnya.

“Kemudian pembongkaran alat pendukung, seperti menara ini,” katanya, seraya menunjukkan salah satu menara penyangga di bagian depan. Yang pasti, semua material sudah on side,” jelasnya.

Tajudin mengaku, pihaknya semula menargetkan pada 27 Januari besok sudah selesai pembangunan. Hanya saja, karena ada keterlambatan kedatangan beberapa barang materila bangunan, maka mundur lagi ke Februari.

“‎Awalnya kita targetkan 27 Januari selesai semua. Tapi ada barang yang telat datang. Padahal kita sudah beli cash. Ini dampaknya ke lapangan,: ujarnya.

Ditanya mengenai kabar keterlambatan pembayaran upah pekerja bangunan pada megaproyek itu, Tajudin membantahnya.

Ia menjelaskan, PT Rivomas bekerjasama dengan subkon untuk mengadaan pekerja bangunan. Uang untuk upah pekerja suda dibayarkan PT Rivomas kepada pihak yang menjadi subkon.

“Saya pastikan tidak ada (macet pembayaran). Itu hoax. Subkon pekerja sudah dibayar. Kejadian terlambat itu sudah 2x. Dari kita sudah bayar ke subkon. Sekarang sudah saya bayarkan langsung,” katanya.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon, Irawan Wahyono MPd, dirinya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam proses pembangunan gedung Setda.

“Saya akan koordinasi segera dengan pihak yang terkait dalam pembangunan ini,” katanya, ditemui di halaman gedung setda 8 lantai. Irawan baru saja menduduki jabatan itu pada Jumat pekan lalu, setelah dilantik dalam gerbong rotasi pegawai edisi terakhir. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Rivomas Bantah Tak Bayar Upah Pekerja"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...