PDIP Usung Karna-Tarsono, Ketua DPC Minta Gejolak di Internal Segera Diselesaikan

pasangan karna tarsono janji bikin kampanye sejuk

RAKYATCIREBON.CO.ID  – Akhirnya, PDI Perjuangan resmi mengusung H Karna Sobahi sebagai calon bupati Majalengka dan H Tarsono D Mardiyana sebagai calon wakilnya. Penegasan ini dibacakan langsung dalam rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) di gedung Islamic Center, Selasa (9/1).

Surat penugasan atau rekomendasi ini dibacakan oleh kader PDIP yang juga Ketua DPRD Provinsi Jabar, Ineu Purwadewi Sundari. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua umum PDIP Megawati Soekarno Putri dan Sekjen PDIP.

‎Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Majalengka H Sutrisno mengucapkan, selamat kepada pasangan calon dari PDIP. Kini paslon dari PDIP telah ditetapkan yakni H Karna dan Tarsono ditetapkan sebagai calon bupati dan wakilnya.

Menurutnya, surat rekomendasi itu merupakan surat penugasan dari DPP untuk segera ditindaklanjuti, untuk kemudian didukung dan disukseskan hingga menjadi bupati dan wakilnya.

‎"Itu sudah menjadi keputusan partai, maka gejolak di internal partai harus selesai sampai detik ini. Kita harus mendukung sepenuhnya. Pesan saya adalah mulai hari ini kesuksesannya ada di tangan partai," ungkapnya.

Sutrisno menjelaskan, dengan demikian maka kelompok Laskar agar segera ditarik ke partai. Alasannya kelompok manapun saat ini harus fokus untuk kemajuan partai. Pihaknya tidak menginginkan ada kekuatan di luar partai.

"Sementara putra saya, pak Djoko memang sempat saya kenalkan ke publik. Tetapi ketika rekom turun bukan ke dirinya, dia legowo. Malah sempat saya tawarin untuk masuk kendaraan parpol lain, tetapi dia menolak, karena cinta PDIP. Dan saya cukup bangga punya anak yang konsisten seperti itu," ungkapnya.

Pihaknya hanya berpesan kepada pasangan calon yang mendapatkan rekomendasi agar jangan membawa warna merah di bawa ke warna lain.

"Jangan sampai bertengkar dengan saya. Karena saya telah berjuang dari nol untuk memajukan Majalengka. Jangan ada yang ribut-ribut. Puas tidak puasa, senang tidak senang partai sudah membuat keputusan. Pilkada sekarang itu adalah pilkada serentak. Gerakannya harus berbanding lurus dengan pergerakan pilkada gubernur," ungkapnya.

‎Surat rekomendasi tersebut telah ditantangani di Jakarta 29 Desember 2017 dengan nomor 3810/in/DPP/12/2017 perihal rekomendasi. Berdasarkan rapat DPP tanggal 4 Oktober, merekomendasi Dr H Karna Sobahi untuk dijadikan sebagai calon bupati Majalengka, dan Tarsono D Mardiyana untuk calon wakilnya.

Menginstruksikan untuk segera mendaftarkan sebagai pasangan calon ke KPUD. ‎Isi surat rekomendasi yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarno itu juga berisi agar kader yang tidak mengindahkan akan diberi sanksi organisasi.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanudin yang juga calon gubernur Jawa Barat mengatakan demokrasi telah memberikan ruang kepada kita.

Harus tetap bersatu, menjaga marwah partai untuk memenangkan pasangan calon untuk menang. Mari kita laksanakan untuk memenangkan pasangan calon ini demi kepentingan partai.

"Tutup Lawang Sigotaka. Semuanya harus bersatu. Kita tidak boleh saling berkelompok lagi, tapi harus bersatu untuk memenangkan Karna-Tarsono untuk paslon bupati dan wakilnya. Serta Pilgub Jabar. Yakni, saya dan pak Anton," imbuhnya. (hrd) 

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "PDIP Usung Karna-Tarsono, Ketua DPC Minta Gejolak di Internal Segera Diselesaikan"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus