Panwaslu Dalami Dugaan Permintaan Mahar kepada Siswandi


panwaslu panggil ketua dpd pan kota cirebon

RAKYATCIREBON.CO.ID - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cirebon terus mendalami adanya dugaan permintaan mahar terhadap salahsatu bakal calon walikota Cirebon yang gagal mendaftar ke KPU, Brigjen (Pol) Siswandi yang berpasangan dengan Drg H Euis Fety Fatayaty M Si.

Senin (15/01) kemarin, sekitar pukul 12.00 Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Dani Mardani memenuhi undangan Panwaslu Kota Cirebon untuk memberikan keterangan.

Selama kurang lebih satu jam, Dani Mardani berada di dalam ruangan Panwaslu dan memberikan keterangan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilayangkan Panwaslu dan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Saat diwawancarai usai diperiksa oleh Panwaslu dan Gakkumdu, Dani Mardani menyampaikan, dirinya ditanyai mengenai dugaan permintaan mahar yang saat ini tengah ramai diperbincangkan.

"Pertama saya ditanyai tentang proses penetapan paslon, kedua kaitan dengan masalah dugaan permintaan mahar kepada paslon. Saya datang selaku ketua DPD PAN yang notabene peserta Koalisi Umat, saya juga datang selaku tim kampanye pemenangan Siswandi-Euis," ungkap Dani di hadapan awak media, kemarin.

Mengenai adanya dugaan permintaan mahar yang dilakukan oleh salah satu parpol kepada Siswandi, Dani mengaku ia tidak begitu mengetahui kejadian tersebut. Pasalnya, ia bersama dengan struktural partai di tingkat DPD Kota Cirebon saat itu tengah sibuk dengan persiapan pemenangan pasangan Siswandi-Euis.

"Dari awal saya tidak mendengar hal itu (soal permintaan mahar, red), kita fokus pembahasan pemenangan, dan tentang kabar yang saat ini berkembang, itu ada di ranah DPP. Kami juga sampaikan ke Panwaslu bahwa pengambilan keputusan rekomendasi ada di domain DPP masing-masing," tutur Dani.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Cirebon, H Susilo Waluyo mengatakan, pihaknya beserta Gakkumdu yang terdiri dari unsur kepolisian dan kejaksaan melayangkan 17 pertanyaan kepada Dani.

"Kita dan Gakkumdu sudah periksa ketua DPD PAN, kita layangkan 17 pertanyaan, 10 pertanyaan terkait masalah pokok, sisanya pembukaan dan penutup," ungkap Susilo.

Selain itu, ia juga mengatakan, Panwaslu sudah memanggil pihak PKS untuk periksa, namun pemanggilan yang dijadwalkan Senin kemarin (15/1) batal, karena ketua DPD PKS Kota Cirebon, H Karso masih berada di Bandung.

"Untuk PKS tadinya mau bersilaturahmi hari ini (kemarin, red), tapi pihak PKS mengutus pengurus lain bahwa hari ini tidak bisa hadir karena masih di Bandung, Insya Allah beliau bersedia besok (hari ini, red), dan Pak Siswandi sudah dijadwalkan nanti Jumat," kata Susilo. (sep)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Panwaslu Dalami Dugaan Permintaan Mahar kepada Siswandi"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...