Nekat Tawuran, Enam Oknum Pelajar Diamankan

polsek mundu bubarkan tawuran antar pelajar

RAKYATCIREBON.CO.ID – Polsek Mundu mengamankan pelajar yang diduga tawuran antar pelajar di jalan Pantura. Kejadian yang berlangsung pukul 16.00 WIB itu juga melibatkan remaja yang baru lulus SMA.

“Setelah dilakukan penyisiran, diamankan sekitar 52 orang dan dibawa ke Polsek Mundu. Kemudian, dilakukan pengembangan dengan meminta keterangan dari dari 52 orang itu, ditemukanlah nama-nama yang diduga melakukan penganiayaan di TKP,” papar Kapolsek Mundu AKP Alisman SH.

Saat ini, sudah ada enam anak telah diamankan dan akan mendapatkan pemeriksaan. “Diantara yang enam ini, ada satu orang yang sudah tamat SMA, yang lainnya masih SMP dan ada juga salah satu yang tidak sekolah,” ungkapnya.

Menurutnya, sampai sejauh ini belum bisa dipastikan langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya. Karena semua itu baru bisa ditentukan setelah selesai pemeriksaan. “Setelah selesai baru bisa menentukan proses hukum selanjutnya,” katanya.

Selain itu, pihak sekolah dari para pelaku yang terlibat terang dia, sudah dikonfirmasi dan sudah mengetahui kejadian yang menimpa siswa didiknya. Hanya saja, untuk korban sampai sejauh ini belum diketahui.

“Untuk korban, sementara ini, masih kita telusuri. Karena sampai sekarang ada beberapa kecamatan yang didatangi belum ada titik terang,” paparnya.

Sebagai informasi, Selasa (9/1) terjadi bentrok yang dilakukan oleh ratusan oknum pelajar, tepatnya dijalur pantura Desa Citemu. Aksi itu terjadi usai pelajar dari arah Cirebon yang menaiki mobil truk omprengan berhenti dan terlibat saling ejek dengan kelompok pelajar lain yang tengah nongkrong.

Tiba-tiba pelajar yang sedang asyik nongkrong itu, mengejar pelajar yang baru turun dari truk omprengan, melempari dan memukul menggunakan kayu. Alhasil, pelajar tersebut pun babak belur. (zen)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Nekat Tawuran, Enam Oknum Pelajar Diamankan "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...