Nasdem Hengkang dari Koalisi, Ketua DPC PDIP: Kami Bisa Usung Sendiri

nasdem tidak terima diposisikan partai pendukung petahana

RAKYATCIREBON.CO.ID  - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon H Mustofa tidak tahu menahu soal Nasdem masuk koalisi partainya.

“Dari awal tidak ada komunikasi ingin membangun koalisi. Jadi saya tidak tahu bangunan awal komunikasinya seperti apa,” kata Mustofa pada Rakcer, Kamis (11/1).

Ia tidak paham kenapa pada saat proses pendaftaran Nasdem ikut mengantar. Sebab pada saat pendaftaran juga PDIP hanya menyerahkan berkas sendiri.  “Saya pikir hanya karena peduli saja kemudian Nasdem ikut datang dan mengantar,” sambungnya.

Setahu Jimus, Nasdem memang ikut mengantar dari rumah ke kediaman petahana. Sebab pada saat penyambutan bakal calon di DPC PDIP, sudah ada partai yang diketui Surya Paloh itu.

“Yang saya tahu usai upacara kami akan melakukan penyambutan bakal calon. Pada saat datang ke DPC, Nasdem sudah ada,” jelasnya.

Jimus  mengaku tidak mau ambil pusing dengan kejadian kemarin. Terserah masyarakat mau menterjemahkan seperti apa.

“Intinya tidak ada komunikasi koalisi dengan kami, dan yang jelas kami bisa mengusung sendiri karena memenuhi syarat dukungan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem, Agus Supriyadi beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa pihaknya di awal sudah ada komunikasi dengan bakal calon yang diusung PDIP.

“Saya sudah komunikasi dan kabarnya Nasdem bisa menjadi partai pengusung. Namun sebaliknya, kami justru ditempatkan sebagai partai pendukung,” paparnya.

Lantaran itulah kemudian pihaknya mengambil sikap tegas, yakni keluar dari koalisi dan menyatakan mengusung pasangan Mohamad Luthfi-Nurul Qomar.

“Intruksi DPP Nasdem kami diarahkan untuk ke PKB mengusung Luthfi-Qomar. Kami laksanakan amanat itu, sehingga semalam (kemarin malam, red) terjadi pendaftaran di menit terakhir,” tandasnya. (ari)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Nasdem Hengkang dari Koalisi, Ketua DPC PDIP: Kami Bisa Usung Sendiri "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus