Longsor, Akses Jalan Desa Putus

dua desa di kuningan dilanda longsor

RAKYATCIREBON.CO.ID -   Dipenghujung akhir tahun 2017, musibah tanah longsor terjadi di Blok wage, Rt 4/4 Desa Pinara Kecamatan Ciniru tepatnya di jalan desa yang menghubungkan Desa Pinara dan Desa Gunung Manik, longsor dengan panjang 7 meter dan lebar 4 meter memutus akses warga karena tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik sepeda motor ataupun mobil.

Petugas gabungan dibantu masyarakat setempat bergotong royong membersihkan material longsor, untuk mengantisipasi longsor susulan kemudian dilakukan pelebaran jalan degan pemapasan sawah milik warga setempat sepanjang 12 meter dengan lebar 3 meter, serta memasang pembatas jalan sementara dengan bambu sepanjang 12 meter agar warga berhati-hati ketika melintas di wilayah tersebut.

Bupati Kuningan H Acep Purnama didampingi Wakapolres Kompol Nanang Suhendar, koramil dan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan serta sejumlah pejabat lainnya, meninjau langsung lokasi longsor yang terjadi Sabtu 30 Desember kemarin menutupi akses jalan poros desa pinara dengan desa Gunungmanik, Senin (1/1).

Kepala BPBD Kuningan Agus Mauludin SE menyampaikan, musibah tanah longsor ini, diakibatkan hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut mulai Pukul 13.30 hingga 14.30 WIB, material tanah menutup akses jalan sehingga jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda 2 dan 4 dengan panjang 7 m dan lebar 4 m.

“Alhamdulilah berkat gotongroyong yang melibatkan masyarakat, BPBD, TNI, Polri dan relawan, akhirnya jalan yang menutup akses dua desa tersebut kini bisa dilalui kembali, dilokasi tersebut terancam longsor yakni Bangunan PGRI Fatimah Azzahra,” katanya.

Menurut Agus, upaya penanganan darurat sudah dilakukan. Saat ini untuk sementara jalan bisa dilalui walaupun dalam kondisi sementara. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan pengerukan tanah longsoran.

Bekerjasama semua pihak TNI, Polri, Masyarakat dan BPBD Kuningan yang tanggap untuk menanganinya. “Kami sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lanjutan dengan Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan, agar warga kembali bisa beraktifitas seperti semula,” ujarnya.

Bupati Kuningan H Acep Purnama yang didampingi Kabid Perencanaan Tehnik Dinas PUPR Kabupaten Kuningan H. Atoni mengatakan, Pemkab Kuningan akan segera melakukan perbaikan jalan ini, dengan dibuatkannya gorong-gorong 2 plat dengan panjang 5 m dan tinggi 1,5 m

Riool panjang 45 m, Bronjong Jalan panjang 15 m dengan tinggi 7 m, Bronjong lainnya 25 m dan tinggi 2,5 m, urugan panjang 15 lebar 4,5 m tinggi sekitar 7 m. Kemudian jalan penetrasi lebar 2,5 panjang 30 m.

“Alhamdulillah kita semua tanggap. Sehingga untuk sementara jalan ini bisa dilaui. Dan berharap kepada pemilik tanah yang ada disekitar terutama lokasi diatas untuk ditanami pepohonan jangan sawah karena serapan air. Hal ini dilakukan agar bisa mengantisipasi longsor,” katanya.

Bupati Kuningan yang berbaur ditengah masyarakat juga terjun langsung berkomunikasi dengan warga yang tanahnya akan dilakukan pengerukan untuk pelebaran jalan karena kondisi tanahnya bertebing.

Namun, warga merelakannya untuk dilakukan pengerukan. Atas kerelaanya ini Bupati Kuningan juga memberikan kadeudeuh berupa uang dan bantuan juga untuk perbaikan rumahnya melalui program Rutilahu.(ale)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Longsor, Akses Jalan Desa Putus"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus