Jafar Kudeta Ketua Hanura Kota Cirebon, Een Berharap Jabatannya Dikembalikan

tiga pac hanura kota cirebon dukung jafarudin

RAKYATCIREBON.CO.ID – Badai politik menerjang DPC Partai Hanura Kota Cirebon. Di tengah kesibukan partai politik (parpol) lain menyiapkan diri menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwalkot), di Partai Hanura justru terjadi pergantian ketua DPC.

Posisi Ketua DPC Partai Hanura, Een Rusmiyati SE digantikan oleh Jafarudin. Anggota Fraksi Hanura di DPRD Kota Cirebon itu dipilih menjadi ketua DPC melalui Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) yang difasilitasi DPD Partai Hanura Jawa Barat di Bandung, Rabu (24/1).

Tiga dari lima PAC Partai Hanura se-Kota Cirebon hadir dan mendukung Jafar. Ketiganya yakni PAC Partai Hanura Pekalipan, Kejaksan, dan Lemahwungkuk. Jafar menjelaskan, proses muscablub bermula ketika DPP Partai Hanura menerbitkan surat pemberhentian Een sebagai ketua DPC dan penunjukan Drs Sudiro Asno Ak sebagai Plt ketua DPC.

Surat keputusan bernomor SKEP/385/DPP-HANURA/I/2018 tertanggal 23 Januari 2018 itu ditandatangani Ketua Umum Partai Hanura, DR Oesman Sapta dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, H Herry Lontung Siregar. “Di dalam surat itu, Plt ketua diinstruksikan untuk melaksanakan muscablub,” kata Jafar, kemarin sore.

Ia sendiri saat dikonfirmasi masih berada di Bandung usai muscablub. Ada delapan kabupaten/kota di Jabar yang dilakukan pergantian ketua DPC. Jafar menjelaskan, dirinya dihubungi oleh pengurus DPD Partai Hanura Jabar untuk datang ke sana. Lantaran Ketua DPD Partai Hanura Jabar, Aceng Fikri tengah berada di Jakarta, maka elit DPD lainnya yang memimpin muscablub.

“Saya diundang oleh pengurus DPD Partai Hanura Jabar. Karena Pak Aceng di Jakarta, ditugaskanlah Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Pak Dian Rahadian untuk memimpin jalannya muscablub Kota Cirebon,” jelasnya.

Jafar menambahkan, setelah menjalani rangkaian sidang pleno dalam muscablub, akhirnya diputuskan dan ditetapkan dirinya sebagai ketua DPC Partai Hanura Kota Cirebon secara definitif. “Kemudian saya diminta segera menyusun kepengurusan dan menyerahkan ke DPP melalui DPD Jabar untuk dibuatkan SK,” kata dia.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPC Partai Hanura, Drs Yayan Sopyan membenarkan, telah digelar muscablub DPC Partai Hanura Kota Cirebon di Bandung dan menetapkan Jafar sebagai ketua DPC.
“Betul. Jadi memang percepatan ini dilakukan DPD Jabar terhadap beberapa DPC yang memang kemarin dianggap tidak patuh terhadap kebijakan DPD Partai Hanura Jabar,” kata Yayan.

  Yayan juga menjelaskan, salah satu alasan pergantian ketua DPC lantaran Een lebih memilih berada di kubu Wiranto, dibanding Oesman Sapta Oedang (OSO). Sedangkan dualisme di elit DPP akhirnya dimenangkan OSO. “Bu Een sebagai ketua DPC, tidak mengikuti alur yang ada, dimana kita sedang dihadapkan pada dua kubu,” katanya.

Sementara itu, Een juga mengakui, dirinya berada di barisan kubu Wiranto, saat dualisme meruncing di DPP Partai Hanura. Ia bersebrangan dengan OSO. Ketika pertarungan dualisme di DPP dimenangkan OSO, Een menyadari ada konsekuensi politik yang akan diterimanya.

“Politik itu pilihan. Hanura pecah jadi dua, kubu Pak OSO dan kubu Pak Wiranto. Saya ada di kubu Pak Wiranto, kalah. Maka seluruh kekuasaan ada di OSO. Untuk membalas semua itu, kubu Pak OSO  mem-Plt seluruh DPD dan DPC yang tidak fatsun Pak OSO,” ungkap Een.

Namun demikian, Een bangga, karena dirinya berkomitmen pada pendirian dan berjuang bersama pendiri-pendiri partai (Hanura) yang lama. Harapan bagi Een dan ketua DPC serta DPD yang diganti masih ada. Pasalnya, Wiranto menginstruksikan untuk tidak ada ketua yang diganti Plt.

“Intsruksi Pak Wiranto tidak boleh ada yang di-Plt. Tapi Pak OSO sudah melanggar komitmen itu, yang (padahal) sudah islah kubu Pak Wiranto dan kubu Pak OSO,” katanya.

Een menegaskan, pergantian ketua DPC bulan karena dirinya melanggar aturan partai atau memiliki kesalahan lain. Melainkan karena keputusan dari DPP.

Namun, ia berharap, sebagaimana kesepakatan antar elit, bahwa kepengurusan dikembalikan ke semula. “Semoga yang sudah muscablub dikembalikan lagi ke semula,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Jafar Kudeta Ketua Hanura Kota Cirebon, Een Berharap Jabatannya Dikembalikan"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus