Gagal Nyalon, Manher Tidak Tertarik Nyaleg

maman suherman gagal dapat rekom pdip di pilbup majalengka

RAKYATCIREBON.CO.ID  - ‎Mantan bakal calon bupati Majalengka H Maman Suherman (Manher) legowo tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. Namun, ia berjanji manut dan patuh pada instruksi partai untuk mendukung dan mensukseskan pasangan Karna-Tarsono.

Ia mengaku, tidak ada agenda lainnya serta tidak tertarik untuk ikut pencalonan sebagai anggota legislatif.  Hal ini ditegaskan H Manher, dalam konferensi pers di rumahnya di wilayah Jatisura kecamatan Jatiwangi, Sabtu (13/1).

Menurutnya, kekalahan tidak mendapatkan rekomendasi adalah sesuatu yang biasa. Dalam sebuah kompetisi pasti ada yang menang, ada yang kalah. Namun ia mencoba untuk berbesar hati dan berbangga diri.

"Jangan sampai ada sebuah kesalahan, makanya saya kumpulkan tim relawan dan pendukung saya, supaya satu persepsi. Saya instruksikan kepada para relawan agar mendukung yang telah direkom oleh PDIP (Karna-Tarsono, red)," ujarnya.

Menurut Manher, pasangan Karna-Tarsono merupakan kader terbaik PDIP. Sehingga jangan sampai ada tindakan-tindakan yang tidak dikehendaki hanya karena dirinya tidak mendapatkan rekom. Oleh karena itu, para relawan yang solid dalam mendukung dirinya harus pula memahami bahwa sebagai kader PDIP harus mendukung dan memenangkan pasangan Karna-Tarsono.

"Sejak awal saya sudah tegar. Saya sudah sering mendapatkan kompetisi, sering juga kalah. Saya akan tetap mendukung yang direkom PDIP untuk Karna-Tarsono. Kepada para relawan untuk bahu membahu mendukung yang telah mendapatkan rekom dari PDIP.‎ Kekalahan ini juga menegaskan saya tidak tertarik menjadi anggota legislatif (nyaleg, red)," ungkapnya.

Manher juga menceritakan, bagaimana dirinya menjadi kader PDIP. Pengakuannya ia telah menjadi anggota PDIP sejak tahun 2006 lalu. Sebagai pengusaha, ia merasa perlu mempunyai jaringan di tingkat kepartaian. Oleh karenanya ia mulai masuk ke PDIP, hanya saja tidak terlalu aktif.

"Saya telah menjadi anggota PDIP sejak 2006 lalu. Saya langsung masuk di jajaran pusat di Baguna, karena sebagai pengusaha, saya merasa perlu masuk ke parpol," ungkapnya.

Sementara itu, relawan perwakilan desa Argamukti Kecamatan Argapura, Udung Setiadi menegaskan, terus mendukung  Manher terus berkiprah. Meski tidak ada kesempatan di tahun politik 2018 ini. Meski tidak menjadi calon di pilkada Majalengka, harus tetap menjadi sosok dan kepribadian yang bisa membantu masyarakat Majalengka.

‎Relawan lainnya, Endang mengatakan seseorang tidak harus menjadi pejabat. Ia berpesan agar tetap berkiprah, kegagalan di Majalengka jangan sampai menjadi rendah diri.

"Tadinya kami berharap agar pa haji Manher mendapat rekomendasi, dan kami akan siap mensukseskannya. Hanya saja rekomendasi tidak turun ke beliau," pungkasnya. (hrd)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to " Gagal Nyalon, Manher Tidak Tertarik Nyaleg"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...