23 Ketua DPC dan 8 Pengurus DPD Partai Perindo Mundur

pengurus dpd indramayu mengaku sudah tidak sejalan dengan perindo

RAKYATCIREBON.CO.ID  - Konflik internal di tubuh DPD Perindo Indramayu terkuak. Sebanyak 23 ketua DPC dan 8 pengurus DPD menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan lantaran merasa tidak sejalan dalam menjalankan roda organisasi, Selasa (16/1).

Pernyataan pengunduran diri itu dituangkan dalam surat pernyataan masing-masing. Bahkan, konflik tersebut sempat dibahas dalam rapat internal, namun hasilnya tidak membuahkan kesepakatan yang diharapkan.

Ketua DPC Perindo Tukdana, Kusnadi MPd menyampaikan, pengunduran diri yang menjadi pilihan bersama para ketua DPC dan sejumlah pengurus DPD merupakan kesepakatan setelah menyikapi perkembangan di internal organisasinya.

Bahkan dinilainya sudah tidak ada sinkronisasi antara DPD dengan DPC. "Salah satunya terkait transparansi dana stimulan maupun kebijakan lainnya. Dan upaya kami sudah sampai ke DPW, tapi realisasinya hanya sebagian," sebut dia diamini sejumlah ketua DPC lainnya.

Tak puas dengan hal itu, selanjutnya melayangkan surat yang berisi mosi tidak percaya pada kepengurusan DPD. Dan menuntut segera dilakukan resuffle terhadap ketua, sekertaris, dan bendahara DPD.

"Kalau tidak bisa diresuffle semuanya KSB itu, salah satunya juga tidak apa-apa tapi yang kami anggap harus diganti. Ternyata tuntutan kami tidak diterima DPW, padahal ini demi Perindo Indramayu," tegasnya.

Menurut salah satu dari 8 pengurus DPD yang mengundurkan diri, adalah Wakil Ketua Bidang Organisasi, Juni Harto SKH, tuntutan resuffle tersebut sudah menjadi kesepakatan, namun DPW tetap mempertahankan ketua, sekertaris, dan bendahara.

"Ketua DPW tidak bisa memutuskan. Kita sudah lakukan rekonsilisasi tapi tetap tidak ada titik temu. Konflik internal ini sebenarnya sudah lama, dan kami melihatnya kebijakan DPD sudah tidak sesuai dengan arahan DPP. Padahal kami yang mengundurkan diri sudah berusaha untuk membesarkan partai, dan tidak mau partai kami berjalan stagnan. Kalau masih ada yang diperbaiki ya harus segera diperbaiki," kata dia.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Murtiningsih Kartini SH MH saat menerima kehadiran para pengurus Perindo yang mengundurkan diri tersebut, memastikan pihaknya hanya sebagai penyelenggara pemilu.

Untuk perselisihan dan hal lain yang berkaitan dengan internal organisasi, maka kebijakannya ada di parpol bersangkutan. Dan penyelesaiannya dapat dilakukan melalui Mahkamah Partai sesuai ketentuan perundang-undangan, juga mengacu pada AD/ART parpol bersangkutan.

"Untuk Perindo sudah lolos verifikasi, dinyatakan memenuhi syarat. Tapi kalau kewenangan yang berkaitan dengan pengunduran diri pengurus, kami tidak ada kewenangan. Itu kewenangan internal parpolnya," terang dia.

Rencananya, para pengurus Perindo yang mengundurkan diri itu akan mendatangi kantor DPP Perindo di Jakarta untuk menyampaikan tuntutannya. Langkah ini diharapkan dapat merealisasikan tuntutan dan memberikan kepastian secepatnya. (tar)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "23 Ketua DPC dan 8 Pengurus DPD Partai Perindo Mundur "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus