PKPI Bisa Jadi Rebutan

CIREBON – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Kota Cirebon hanya memiliki satu kursi di DPRD. Namun demikian, partai politik (parpol) yang berada di urutan buncit di Kota Cirebon hasil Pemilu 2014 itu bisa jadi objek rebutan sejumlah parpol untuk membangun poros koalisi guna Pilwalkot 2018.
dua partai bangun poros di pilwalkot cirebon
Elit PKPI bersama Nasrudin Azis. dok. Rakyat Cirebon
Setidaknya ada dua embrio poros koalisi yang tengah membidik PKPI untuk bergabung. Mereka adalah Partai Gerindra dan Partai Golkar. Kedua parpol itu tengah berupaya membangun poros koalisi sendiri untuk bisa mengusung calon walikota dan wakil walikota di Pilwalkot 2018.
Sekretaris DPC Partai Gerindra, H Heru Cahyono MESy sendiri mengakui, pihaknya terus membangun komunikasi dengan PKPI secara intensif, dengan harapan bisa berada pada satu poros koalisi yang sama. Partai Gerindra mempersiapkan koalisi, pasca “bercerai” dengan Koalisi Cirebon Maju – koalisinya petahana. “Kita terus berkomunikasi dengan PKPI,” kata Heru.
Diakui Heru, ada beberapa parpol yang memungkinkan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra. Namun, Heru menyimulasikan, koalisi ramping yaitu cukup memenuhi 7 kursi DPRD sebagai syarat untuk mengusung calon walikota dan wakil walikota. Simulasi Partai Gerindra, berkoalisi dengan PKS dan PKPI.

“Ini yang paling memungkinkan. Kita 3 kursi, PKS 3 kursi dan PKPI 1 kursi. Jadi 7 kursi, memenuhi syarat,” kata pria yang gagal di Pilwalkot 2013 lalu itu. Partai Gerindra sendiri masih menunggu kepastian sikap PKS, apakah keluar atau bertahan di KCM bersama petahana Walikota, Drs Nasrudin Azis SH.

Kalkulasi politik yang melibatkan PKPI juga dilakukan Partai Golkar. Bila tidak berkoalisi dengan PDI Perjuangan, Partai Golkar akan membidik PKPI sebagai bidikan utama dalam membentuk poros koalisi. Di samping memperhitungkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga.

“Kita sedang mencari mitra koalisi. Yang paling memungkinkan dengan PPP (2 kursi) dan PKPI (1 kursi). Dengan Partai Golkar punya 4 kursi, jadi pas 7 kursi bisa mengusung calon,” ungkap Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Kurnia Rustandi.

Perencanaan itu mulai diseriusi Partai Golkar apabila gagal berkoalisi dengan PDIP. Pasalnya, meski DPD Partai Golkar Jawa Barat sudah pernah mengeluarkan instruksi untuk berkoalisi dengan PDIP, namun sebaliknya PDIP belum ada instruksi serupa. “Kita dengan PDIP belum pasti,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "PKPI Bisa Jadi Rebutan"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...