Nasib PKL Jalan Pemuda di Ujung Tanduk

KESAMBI – Satpol PP Kota Cirebon terus bergerak untuk melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Pemuda.  Aparat penegak peraturan daerah (perda) itu sudah menerbitkan surat teguran kedua untuk puluhan PKL di sana. Tak lama lagi, Satpol PP akan menerbitkan surat teguran ketiga.
satpol pp segera tertibkan pkl di jalan pemuda kota cirebon
PKL curhat ke anggota DPRD Kota Cirebon Agung Supirno. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
“Untuk PKL di Jalan Pemuda, kita akan segera mengeluarkan surat teguran ketiga dalam waktu dekat ini. Karena teguran pertama dan kedua sudah diberikan,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Drs Andi Armawan, kemarin.

Ia menjelaskan, para PKL sudah diberikan kesempatan untuk menata lapak berjualannya agar tidak mengganggu ketertiban umum. Namun, tidak terlihat perubahan signifikan. Trotoar di sana masih banyak dikuasai oleh pedagang. Sehingga tak sedikit kendaraan yang diparkir di bahu jalan.

“Kita tidak langsung melakukan eksekusi. Kita memperingatkan dulu kepada mereka agar tidak menutup semua trotoar, bahkan saluran air yang ada di sisi Jalan Pemuda. Dan itu sudah kita lakukan,” ujarnya.

Dikatakan Andi, setelah pihaknya menerbitkan surat teguran ketiga nanti, maka semua PKL maupun pedagang yang menggunakan lapak semi permanen di atas trotoar Jalan Pemuda, diwajibkan membongkar lapaknya masing-masing. “Silakan pedagang membongkar sendiri. Kalau mau dibantu, kita siagakan personel,” kata dia.

Sementara terpisah, seorang pedagang di trotoar Jalan Pemuda, Eri mencurahkan isi hatinya (curhat) mengenai ancaman penggusuran oleh Satpol PP kepada Anggota Komisi II DPRD, Agung Supirno SH ketika reses di Harjamukti. 

Eri meminta agar Agung mengupayakan penundaan eksekusi PKL di Jalan Pemuda. “Kita sudah mendapatkan surat teguran kedua. Sekali lagi surat teguran, sudah tidak boleh berjualan. Saya minta solusinya agar tetap bisa berjualan di sana,” kata Eri.

Mendapati curhatan tersebut, Agung Supirno mengaku, pihaknya akan segera membangun komunikasi dengan Satpol PP, menanyakan kejelasan persoalan tersebut.

Menurutnya, penataan bukan bertujuan untuk mengorbankan PKL. Tapi harus tetap dicari solusinya. “Kita akan segera komunikasikan dengan Satpol PP dan dinas terkait lainnya. Harus ada solusinya,” kata Agung. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Nasib PKL Jalan Pemuda di Ujung Tanduk"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...