Koordinasi Lintas SKPD Lemah, Sterilisasi Jalan Sudarsono Cuma Gertak Sambal

KESAMBI – Kawasan Jalan Sudarsono kembali semrawut, meski sempat dilakukan sterilisasi pada akhir bulan lalu.  Lebih dari 20 Pedagang Kaki Lima (PKL) sudah muncul lagi di atas trotoar ruas jalan yang menghubungkan Jalan Cipto dan Jalan Kesambi itu. Parkir liar juga kembali menjamur.
kawasan jalan sudarsono kota cirebon kembali semrawut
Kawasan jalan Sudarsono Kota Cirebon kembali semrawut. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon
Usia ketertiban dan kebersihan di Jalan Sudarsono terbilang sumur jagung. Hal itu ditengarai lantaran minimnya koordinasi antar SKPD dalam hal penataan Jalan Sudarsono. Padahal, harusnya ketika Satpol PP melakukan eksekusi PKL, SKPD lain langsung bergerak menata sektor lainnya.

“Kalau mau tertib seutuhnya, harus ada koordinasi lintas SKPD yang kuat. Contoh, dari Satpol PP melakukan penertiban PKL, DPUPR langsung menata trotoarnya, DLH langsung melakukan penanaman pohon atau lainnya, kemudian Dishub juga terus menerus menertibkan parkirnya,” ungkap Camat Kesambi, Subrata SSos MM, ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Pihaknya menyayangkan, penertiban Jalan Sudarsono tidak dibarengi dengan action SKPD terkait lainnya. Sehingga ada waktu yang relatif lama pascaeksekusi. Pada akhirnya, perlahan para PKL kembali ke sana dan berjualan seperti semula. “Karena SKPD lainnya tidak langsung masuk. Masa Satpol PP harus setiap hari siaga di sana? Kan tidak mungkin,” katanya.

Sejalan dengan itu, Subrata menilai, diperlukan ada pihak yang memfasilitasi agar beberapa SKPD terkait bisa bergerak secara terpadu dalam penataan Jalan Sudarsono. “Karena koordinasi lintas SKPD-nya lemah. Harusnya memang ada top manager untuk memfasilitasi beberapa SKPD agar bergerak terpadu,” ujarnya.

Di sisi lain, Subrata mengakui, sebagian besar PKL yang berjualan di trotoar Jalan Sudarsono adalah warga luar Kota Cirebon. Sejak beberapa hari terakhir ini, diakuinya, mulai banyak PKL yang berjualan lagi di sana. “Itu sudah mulai banyak tenda lagi. Kebanyakan warga dari luar kota,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan wartawan koran ini di Jalan Sudarsono, di trotoar sepanjang sebelah timur RSD Gunung Jati saja, lebih dari 20 PKL sudah tumbuh lagi. Beberapa PKL di titik lain juga terlihat kembali berjualan, semisal di sebelah barat Pusdiklatpri dan di dekat kantor Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (KIS).

“Kemarin-kemarin kita libur dulu, menunggu adem suasana. Karena kalau tidak berjualan, kita mau makan dari mana?” ucap seorang pedagang di sebelah timur RSD Gunung Jati. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Koordinasi Lintas SKPD Lemah, Sterilisasi Jalan Sudarsono Cuma Gertak Sambal"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus