Bupati Ingin Kasus Waled Dituntaskan

CIREBON – Bupati Cirebon, Dr H Sunjaya Purwadisastra MM MSi meminta Inspektorat Kabupaten Cirebon untuk menuntaskan kasus Jamkesmas 2012 di RSUD Waled. 
bupati cirebon sunjaya minta kpk tuntaskan kasus rs waled
Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra minta KPK tuntaskan kasus RS Waled. dok. Rakyat Cirebon
Menurut Sunjaya, kasus yang berdasarkan pengaduan masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi ini masih ditelaah soal kerugian negaranya. Sehingga dirinya belum mengetahui besaran kerugian negara dari kasus ini. 

Namun, kalau KPK meminta aparat penegak hukum di Kabupaen Cirebon untuk menelusuri kasus ini, maka besar kemungkinan kerugian negara masih di bawah Rp1 miliar. “Saya minta usut tuntas ya, supaya pembuktian bahwa Kabupaten Cirebon bebas dari korupsi itu bisa kita lakukan,” kata Sunjaya.

Menurutnya, nanti hasil pemeriksaan di Inspektorat akan dibawanya ke KPK. Dirinya pun tidak bisa meminta Inspektorat untuk menargetkan waktu penyelesaian kasus ini.

“Seselesainya Inspektorat saja, saya tidak bisa meminta Inspektorat untuk memenuhi target waktu dalam menyelesaikan kasus ini. Yang pasti hasil dari pemeriksaan di Inspektorat ini nantinya akan kita bawa ke KPK, sebab kan kasus ini berdasarkan pengaduan dari masyarakat ke KPK meski akhirnya nanti kasus ini tetap ditindaklanjuti di daerah. Ada masyarakat yang mengadu ke KPK mungkin karena mengadu di sini (Cirebon) tidak ditindaklanjuti saat dulu,” tuturnya.

Sunjaya menambahkan, hingga kini Inspektorat belum memastikan jumlah kerugian negara. Dirinya pun belum mendapatkan laporan terkait hal ini.

“Kalau misalnya KPK melimpahkan kasus ke daerah, kemungkinan kerugian negaranya masih di bawah Rp 1 miliar. Kecuali kalau kerugian negaranya di atas Rp 1 miliar maka kasus ini pastinya ditangani langsung KPK,” ujarnya.

Sementara Kepala Inspektorat Kabupaten Cirebon Hendra Nirmala mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para pegawai yang diduga terlibat korupsi dalam dana Jamkesmas 2012 tersebut. 

“Belum bisa diketahui kapan penyelesaiannya, karena membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk memeriksa saksi-saksi,” kata Hendra.

Sebelumnya, DPRD pun bakal memanggil Inspektorat untuk melakukan rapat dengar pendapat. Rapat ini untuk mengetahui secara rinci terkait tagihan dari Jamkesda, Jamkesmas maupun BPJS.

“Kasus ini harus diusut tuntas. Atas temuan ini kita akan panggil Inspektorat untuk rapat. Nanti kita akan berikan masukan kepada Inspektorat,” tuturnya.(yog)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Bupati Ingin Kasus Waled Dituntaskan"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...