Ansor dan Banser Ingatkan LPI

TALUN - Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Kabupaten Cirebon menyayangkan pernyataan Laskar Pembela Islam (LPI) yang dinilai provokatif.
banser kabupaten cirebon tuding lpi provokatif
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon Ujang Busthomi

Di hadapan ratusan anggota Banser, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cirebon, ustad Ujang Busthomi mengatakan, surat keberatan yang dikeluarkan LPI Kabupaten Cirebon kepada PCNU Kabupaten Garut sangat provokatif.

Menanggapi hal tersebut GP Ansor dan Banser menyatakan sikap, pertama meminta agar LPI Kabupaten Cirebon untuk tidak memperkeruh suasana dengan menyebut kemungkinan ada pertumpahan darah. Pernyataan tersebut sangat provokatif dan terkesan menantang warga Nahdliyin.

Kedua, meminta kepada LPI agar tidak ikut campur dalam urusan masyarakat Garut yang salah satu elemen warganya yakni PCNU, yang keberatan terhadap pengajian ustad Bachtiar Nasir dan ustad A Shabri Lubis.

"Percayakan persoalan tersebut kepada aparat setempat untuk menyelesaikan persoalan tersebut," paparnya di hadapan ratusan anggota Banser, Selasa (7/11) malam.

Ketiga, lanjutnya, menuntut LPI untuk mencabut surat pernyataan tersebut dan meminta maaf kepada warga NU di media cetak, elektronik maupun media sosial. "Kami juga mencermati pernyataan serupa dibuat LPI daerah lain di Jawa Barat. Ini artinya ada upaya sistematis dan struktural untuk memperluas area konflik," sambungnya.

Selanjutnya, PC GP Ansor mengimbau kepada seluruh kader Ansor dan Banser di Kabupate Cirebon untuk tidak terpancing dan tetap satu komando. "Kita akan tunggu sikap LPI. Kita untuk saat ini tenang dulu," jelasnya.

Sementara itu Wakapolres Cirebon Wadi Sa'bani yang ikut mengawal pertemuan GP Ansor dan Banser meminta organisasi massa terbesar ini untuk tetap tenang dalam menghadapi situasi seperti ini. 

Sebab surat serupa juga beredar di Majalengka dan beberapa daerah lain. Yang artinya ada pihak-pihak yang menginginkan tidak kondusif.

"Pertama saya sangat mengapresiasi sikap Ansor dan Banser yang konsisten menjaga NKRI. Oleh karenanya saya menghimbau agar bijak dalam menyikapi persoalan seperti ini. Jika tidak maka pihak luar yang akan ketawa, buktikan bahwa NU, GP Ansor dan Banser itu bijak dan yang selalu memberikan kontribusi positif," paparnya.

Masih disampaikan, ia berharap semua pihak bisa menahan emosi.  "Kalau kita tidak bersatu maka yang rugi semuanya. Oleh karena itu saya imbau untuk menjaga kondusifitas," imbuhnya.

Di akhir Wadi meminta agar pimpinan GP Ansor dan Banser hari ini dapat menghadiri pertemuan dengan PCNU, FKUB dan FPI. 

"Besok (hari ini,red) akan ada pertemuan dengan FKUB, PCNU dan FPI kami harap ada perwakilan. Nanti Kapolres langsung yang akan memimpin," bebernya.(ari)

Dapatkan berita terkini:

2 Responses to "Ansor dan Banser Ingatkan LPI "

  1. Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.

    Sesama muslim adalah bersaudara.
    Waspadalah terhadap strategi pecah belah yang telah menghancurkan ummat dan negeri ini.
    Semoga Allah swt segera menghancurkan makar kaum kafir dan munafik.

    BalasHapus
  2. Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.

    Sesama muslim adalah bersaudara.
    Waspadalah pada skenario strategi pecah belah yang telah menghancurkan ummat dan menjajah negeri ini.
    Semoga Allah swt segera menceraiberaikan persatuan busuk dan makar kafir dan munafik.

    BalasHapus

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus