93 PKL Siliwangi Direlokasi ke Parkir Pujasera

KUNINGAN - Kabupaten Kuningan yang memiliki potensi sangat ideal dalam menjadi pusat kunjungan pariwisata kedepan nampaknya tengah berbenah diri, salah satunya ialah penertiban salah satu kawasan yang cukup crowded, yakni pertokoan siliwangi dan pasar barat.
satpol pp kuningan lakukan pengukuran lokasi relokasi pkl
Satpol PP Kuningan lakukan pengukuran lokasi relokasi PKL. Foto: Aleh/Rakyat Cirebon
Kamis, (9/11) jajaran satpol PP bersama tim, tengah melakukan pengukuran lokasi pengalihan sementara di lapang parkir Pujasera.

Kepala Bidang Tribumtranmas, Sudarsono yang dimintai keterangan mengungkapkan, seringnya banjir di pasar barat saat hujan menjadi salah satu alasan renovasi tempat tersebut.

“Jadi begini, pasar barat Sering banjir kalau hujan jadi mau direhab dulu, nah yang direhab itu gorong-gorongnya dibenerin, dilebarin” ujarnya.

Dirinya melanjutkan, tujuan relokasi ini tidak selamanya. Melainkan hanya sementara saat pasar barat direnovasi saja. 

“Relokasinya tidak selamanya, hanya sementara pas direnovasi saja atau direhab. Ini juga sesuai arahan bupati saat rapat. Mereka (pedagang:red) diarahkan ke parkiran Pujasera dulu,” Ungkapnya saat dihubungi rakcer via telepon.

Diungkapkan Sudarsono, jumlah pedagang kaki lima yang direlokasi sementara ada 93 orang, karena PKL ini menggunakan trotoar yang selama ini digunakan mereka untuk berjualan, nanti akan diperlebar menjadi 3,5 meter dan taman ditengah jalan akan dihilangkan,” ucapnya.

Di sisi lain, salah satu pedagang yang berkenan untuk diwawancarai berharap semoga dengan relokasi sementara ini, tidak mengurangi penghasilan sehari-harinya yang selama ini sudah mangkal disekitaran pasar barat.

“Kami berharap ditempat yang baru ini dagangannya laris, kami hanya pedagang kecil yang mencari nafkah untuk keluarga,” tuturnya. (ale)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "93 PKL Siliwangi Direlokasi ke Parkir Pujasera"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus