Setahun, Presiden Tiga Kali Kunjungi Cirebon

CIREBON - Presiden Ri Joko Widodo pada Jum'at (20/10), menghadiri acara Haul dan Khotmil Quran ke-28, Pondok Pesantren Kiai Haji Aqil Siradj (KHAS) Kempek, Palimanan, Kabupaten Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengajak semua masyarakat untuk cinta tanah air dan tidak terpengaruh oleh isu yang sengaja untuk memecah belah.
presiden jokowi kunjungi ponpes kempek
Presiden RI Jokowi memnyapa warga saat berkunjung ke Ponpes Kempek Cirebon. Foto: Kim/Rakyat Cirebon
"Jika datang ke pesantren, saya selalu ingat kyai dengan kalimatnya, Hubbul Wathon Minal Iman, yang artinya cinta tanah air sebagian dari iman," kata Jokowi dalam sambutan.

DikatakanJokowi, para kyai sudah menunjukkan bahwa Islam dan kehidupan, bisa berjalan beriringan, bukan bertentangan. "Dan karena perjuangan kyai, termasuk kyai Kempek, membuat kita bisa hidup beriringan dengan keberagaman," kata dia.

Negara Indonesia, kata dia, merupakan penduduk muslim terbesar di dunia. "Dan ternyata, banyak kepala negara yang tidak tahu hal ini. Waktu kedatangan Raja Salman, saya sampaikan, bahwa Indonesia memiliki 17 ribu  pulau, 714 suku. Beliau kaget," kata dia.

Oleh karena itu, kata Jokowi keragaman, harus dijaga dan dirawat. "Ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariyah kita. Jangan sampai ada hal kecil, menjadi perpecahan. Itulah yang sering saya sampaikan kepada para pemimpin kepala negara," kata dia.

Begitu juga saat bertemu dengan Syekh Emir dari Qatar. Dirinya mengaku sengaja mengundang dan menjelaskan soal keberagaman dan luas negaa Indonesia. "Saya tunjukkan pulau-pulau yang ada. Dan Alhamdulillah, dia mau berinvestasi ke Indonesia. Dan kita janjian akan diving bersama di Raja Ampat," kata dia.

Setelah memberi sambutan, mantan Walokota Solo tersebut juga, menyempatkan salat maghrib berjamaah di Masjid Al- Jadied, Ponpes KHAS Kempek.

Kemudian dilanjutkan kembali menuju acara Haul Dan Khotmil Qur'an Ponpes KHAS Kempek. Dan peresmian Lembaga Keuangan Mikro (LKM ) Syariah Bank Wakaf Mikro KHAS Kempek.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Kempek, KH Mustofa Aqil Siroj, mengaku sangat mengapresiasi kedatangan Presiden Jokowi dalam acara haul dan Khotmil Quran yang ke-28. 

"Terimakasih untuk Pak Jokowi yang menyempatkan hadir. Saya juga sangat bangga memiliki presiden yang mengizinkan acara tahlil di Istana. Dari dulu sampai sekarang, cuma Presiden Jokowi yang bisa dan mengizinkan tahlil di Istana," kata dia.

Di samping itu juga, pihaknya sangat mengapresiasi dengan presiden yang mendukung pembubaran radikalisme dan mendukung Islam Nusantara. "Beliau juga membuat Perpu Pembubaran HTI dan menolak FDS," kata dia.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqiel Siroj (Kang Said). Dalam sambutannya, Kang Said, panggilan akrabnya, mengungkapkan, bahwa Islam datang menuju Ummatan Wastaqon. Pembentukan umat yang moderat. 

"Artinya tidak radikal. Itu prinsip risalah Islam moderat. Islam Nusantara adalah Islam yang menghormati budaya yang merupakan infrastruktur budaya. Kita harus bangga dengan budaya nusantara. Dan ini juga menjadi kebanggaan orang asing," kata dia.

Selain KH Mustofa Aqiel, yang merupakan adik kandungnya, Kang Said juga mengaku sangat mengapresiasi dengan dikeluarkannya kebijakan Presiden yang mengeluarkan Perpu yang tegas. "Salah satu ketegasan presiden yaitu mengusir HTI. organisasinya dibubarkan dan orangnya disuruh masuk NU. Karena, tanpa adanya NU, tidak ada Indonesia," kata  

Sejak menjabat sebagai Presiden RI, Jokowi sudah empat kali datang ke Cirebon. Pertama kali  pada 13 Januari 2016,  Jokowi meresmikan  Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Selanjutnya di tahun 2017, Jokowi malah 3 kali berkunjung ke Kota Wali ini. Yakni pada  13 April 2017 menghadiri Haul Pondok Pesantren Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Pada 18 September 2017 menghadiri acara penutupan Festival Keraton Nusantara (FKN) ke-XI di Kota Cirebon. Serta kemarin,   20 Oktober 2017 menghadiri Haul dan Khotmil Quran ke-28, Pondok Pesantren Kiai Haji Aqil Siradj (KHAS) Kempek, Palimanan, Kabupaten Cirebon.  (kim)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Setahun, Presiden Tiga Kali Kunjungi Cirebon"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...