Putus Kontrak Rivomas Dipercepat

KESAMBI – Pemerintah Kota Cirebon sedang mempersiapkan kemungkinan untuk memutus kontrak PT Rivomas Pentasurya sebagai kontraktor proyek pembangunan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon setinggi 8 lantai. Langkah itu dilakukan agar pembangunan bisa dilanjut tahun depan.
pemkot cirebon beri peringatan kontraktor gedung setda
Proyek gedung Setda Kota Cirebon. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon 
“Proyek gedung setda sekarang masih dikerjakan. Saya melihat di awal November seperti apa nantinya. Kita sudah beri peringatan, kalau belum selesai, pasti putus kontrak,” ungkap Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH, ditemui di kantor BP4D Kota Cirebon, kemarin.

Ia menjelaskan, pihaknya bisa saja mengambil langkah putus kontrak sebelum 31 Desember atau masa kontrak megaproyek senilai Rp86 miliar itu habis. 

Langkah itu dilakukan, agar sisa anggaran yang belum terserap pada proyek itu, bisa dialokasikan di APBD 2018.

“Kita lihat prestasinya sampai mana. Sebelum habis kontrak di Desember kita bisa saja putus kontrak. Pola itu bisa diterapkan, agar tahun 2018 bisa dilanjutkan pembangunanya. Jadi, sebelum pembahasan APBD 2018, harus sudah ada keputusan, agar sisa anggarannya dialokasikan di APBD 2018,” jelasnya.

Meskipun ada opsi perpanjangan waktu atau adendum, sambung Azis, pihaknya lebih condong untuk putus kontrak sebelum 31 Desember. Kemudian pembayaran dilakukan sesuai dengan prosentase progres terakhir. “Sehingga kalau di APBD 2018 dialokasikan, bisa langsung lelang lagi. Jadi di tahun depan bisa dilanjutkan pekerjaannya,” kata dia.

Azis sendiri mengaku belum mendapati laporan secara resmi, progres terbaru proyek gedung setda dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). 

Tapi yang pasti, Azis tidak menghendaki proyek itu mangkrak terlalu lama lagi. “Gedung setda 8 lantai ini harus selesai dan tidak boleh mangkrak,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPUPR, Ir Budi Rahardjo MBA justru enggan berkomentar soal kelanjutan nasib proyek gedung setda 8 lantai. “Silakan tanya ke Pak Pungki (Plt Kabid Cipta Karya DPUPR),” katanya.

Sebelumnya, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cirebon, Ir H Yoyon Indrayana MT mengatakan, pihaknya akan menunggu sampai akhir tahun untuk melihat progres secara keseluruhan dari pelaksanaan proyek gedung setda. 

“Sampai akhir tahun sesuai dengan SPK (Surat Perintah Kerja, red). Kalau pihak ketiga bisa menyelesaikan sesuai SPK ya syukur,” kata Yoyon, kemarin.

Namun demikian, Yoyon mengaku pesimistis pihak kontraktor, PT Rivomas Pentasurya bisa menyelesaikan megaproyek yang pendanaannya menggunakan sistem multi years itu bisa selesai di akhir tahun. “Dilihat kondisinya, agak pesimis. Terakhir saja progresnya baru 35 persen,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Putus Kontrak Rivomas Dipercepat "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...