PKB Setia, Gerindra-PAN-PKS Galau

CIREBON – Beberapa jam berselang setelah Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca IP Panjaitan launching pasangan petahana Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH dan Ketua DPD Partai Nasdem, Dra Hj Eti Herawati, partai politik (parpol) komponen Koalisi Cirebon Maju (KCM) langsung berkumpul.
parpol kcm berkumpul usai dilaunching pasangan azis eeng
Parpol KCM saat deklarasi usung Azis. dok. Rakyat Cirebon
Pertemuan para elit DPC Partai Demokrat, DPD PKS, DPC PKB, DPC Partai Gerindra digelar sore hari sampai petang kemarin, di salah satu rumah makan Padang di Jalan Kartini. Hadir semua ketua parpol tingkat kota dari elemen koalisi yang sudah bersepakat mengusung Azis sebagai bakal calon walikota itu.
Dalam pertemuan terbatas itu, Azis menyampaikan mengenai launching yang dilakukan Sekjen DPP Partai Demokrat pada pagi hari. Pasalnya, untuk diketahui, Partai Nasdem sendiri bukanlah elemen KCM. Begitu juga, di KCM telah menyepakati untuk mencari calon wakil walikota pendamping Azis berasal dari parpol KCM ditentukan melalui survei.
Setelah pertemuan tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra, H Eman Sulaeman menyampaikan, pihaknya belum bisa memutuskan sikap akan bertahan atau keluar dari KCM, sebelum ada jawaban dari DPD Partai Gerindra Jawa Barat maupun DPP Partai Gerindra.
“Kita belum bisa sampaikan sikap pastinya. Karena kita harus menyampaikan kondisi ini ke DPD dan DPP terlebih dahulu. Seperti apa jawabannya, kita akan laksanakan itu,” ungkap Eman.
Hal senada disampaikan Ketua DPD PKS Kota Cirebon, H Karso. Dia juga akan berkonsultasi dengan DPW PKS Jabar dan DPP PKS mengenai kondisi di Kota Cirebon. “Karena dari Partai Demokrat menyampaikan 99 persen rekomendasi itu benar (Azis-Eeng). Kita sepakat tanggal 16 Oktober memberi jawaban pasti, apakah tetap di KCM atau seperti apa,” kata Karso.
Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Dani Mardani SH MH menilai, di-launching-nya pasangan Azis-Eeng oleh DPP Partai Demokrat merupakan kejutan politik bagi banyak pihak. “Ini kejutan politik. Awalnya PDI Perjuangan yang diprediksi akan memberikan kejutan, ternyata Partai Demokrat yang memberi kejutan,” kata Dani.
Sama seperti PKS dan Partai Gerindra, Dani mengaku, PAN juga akan berkonsultasi dulu ke DPW PAN Jabar dan DPP PAN guna menentukan langkah selanjutnya menuju Pilwalkot 2018. “Kita akan konsultasikan terlebih dahulu ke DPW maupun DPP. Adapun apakah tetap di KCM atau kemudian tidak berada di KCM, nanti kita menunggu instruksi dari DPP,” ujarnya.
Dani memahami, DPC Partai Demokrat tidak bisa berbuat banyak, karena kebijakan partai diambil di tingkat tertinggi, yaitu DPP. “Apa yang disampaikan sekjen Partai Demokrat tentu mengejutkan kita semua. Tapi kami memahami, pengurus partai tingkat kota akan fatsun terhadap keputusan DPP,” katanya.
Sementara sikap berbeda diperlihatkan DPC PKB Kota Cirebon. Bila tiga parpol komponen KCM masih galau, PKB memastikan diri akan setia bersama petahana Walikota Azis. Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Suyogo menegaskan, pihaknya mendukung duet Azis-Eeng. Bahkan sejak lama mengusulkan duet itu.

“Saya orang pertama yang mengusulkan Pak Azis dengan Bu Eeng, sebelum KCM terbentuk. Termasuk ketika KCM sudah ada, saya minta Pak Azis dengan Bu Eeng. Mereka punya kualitas dan masing-masing ketua partai. Bahkan saya mendoakan jauh-jauh hari,” ungkap Suyogo.

Tak hanya itu, Suyogo menyampaikan, DPP PKB sudah jauh-jauh hari sejak Juni lalu telah memutuskan akan mengusung Azis di Pilwalkot 2018. Suyogo berkeyakinan, Azis akan menang di Pilwalkot 2018. Terlebih berdampingan dengan Eeng Charli.

“Saya yang mengusulkan pertama, maka PKB akan tetap mendukung Azis-Eeng. Karena dari bulan Juni, DPP PKB sudah merekomendasikan Pak Azis sebagai calon walikota,” katanya. Semua parpol komponen KCM bersepakat untuk bertemu kembali pada 16 Oktober mendatang untuk menyampaikan sikap resmi.

Di sisi lain, elit DPC Partai Gerindra sendiri ternyata tidak tinggal diam. Setelah pertemuan dengan KCM, mereka diketahui membangun komunikasi dengan DPD Partai Golkar Kota Cirebon tadi malam. 

Sampai sekitar pukul 22.00 tadi malam, pertemuan antara DPD Partai Golkar dan DPC Partai Gerindra masih berlangsung. Salahsatunya membahas dinamika politik terhangat. Sepertinya, Partai Gerindra tengah menyiapkan opsi lain jika harus keluar dari KCM. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "PKB Setia, Gerindra-PAN-PKS Galau"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...