Opang Sebut Kadishub Arogan, Abraham: Saya Laporkan ke Polisi

SUMBER – Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Sofwan ST menyayangkan pernyataan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Cirebon, Abraham Mohamad yang mengancam akan mencabut izin trayek pengusaha angkutan kota yang ikut dalam aksi mogok menolak angkutan berbasis online. 
kadishub kabupaten cirebon ancam cabut trayek angkot
Kadishub Kabupaten Cirebon Abraham Mohamad. Foto: Ari/Rakyat Cirebon 
Menurutnya, masih banyak cara yang bisa dilakukan selain memberikan ancaman semacam itu. Kepada Rakcer, Minggu (1/10), Sofwan menjelaskan permasalahan mogok beroperasi sebetulnya ada di wilayah Kota Cirebon. Hanya saja, Sofwan juga mengakui warga Kabupaten Cirebon ikut terkena imbasnya karena akses transportasi terganggu.

“Kita lihat kasus ini kan adanya di Kota Cirebon karena di Kabupaten Cirebon sendiri belum ada aksi apapun. Tetapi memang, warga kabupaten harus ikut merasakan imbasnya,” tegas Opang, sapaan akrab Sofwan.

Terkait pernyataan Kadishub, Opang menegaskan pemerintah daerah melalui Kadishub seharusnya memiliki cara yang lebih manusiawi. Semua persoalan bisa di atasi tanpa adanya kekerasan maupun tindakan arogan.

“Sebaiknya bicarakan bersama dalam satu meja untuk mencari solusi. Pemerintah memang memikirkan warganya tetapi juga jangan sampai ada pihak-pihak yang merasa di rugikan. Saya pikir, terlalu arogan apabila langsung mencabut izin trayeknya,” tambahnya.

Politisi Gerindra itu juga berharap pemerintah baik pusat maupun daerah harus cepat mengambil langkah guna mencegah terjadinya bentrok antar warga yang dalam hal ini adalah pengemudi angkot dan penyedia jasa angkutan online.

“Jangan sampai nanti warga yang bentrok. Pemeirntah harus bertindak cepat agar persoalan ini tidak menjadi bola salju yang semakin lama semakin mebesar,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon meminta kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk tidak memperkeruh demo angkutan kota yang terjadi. Bukan hanya memperkeruh, Dishub juga berharap organda tidak menjadi provokator di tengah aksi yang dilakukan oleh seluruh sopir angkot tersebut.

Dikatakan Kadishub Kabupaten Cirebon, Abraham Mohamad menegaskan pihaknya akan memberikan teguran maupun sanksi pencabutan izin trayek apabila angkutan kota yang masuk ke wilayah Kabupaten Cirebon tidak segera beroperasi dalam waktu dekat. 
Abraham Siap Melawan

Meskipun telah ditegur Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sofwan ST,Kadishub) Kabupaten Cirebon Abraham Mohamad tetap bersikeras pada pendirianya. Bahkan, ia siap meladeni tantangan siapapun termasuk Ketua Organda, Karsono.

"Mau debat atau apapun saya siap. Bila perlu yang bersangkutan saya laporkan ke kepolisian, saya punya bukti pernyataan mogok massal angkutan," kata Abraham, Senin (2/10).

Dikatakan, tidak mungkin ia mengatakan sesuatu tanpa didasari data atau fakta. Begitupun kaitan pernyataanya yang ditunjukan kepada Karsono.

"Bodoh kalau saya bilang provokator ke Karsono tanpa dibarengi fakta. Saya memegang surat pernyataan Organda dan supir angkot," tegasnya.

Masih disampaikan, surat pernyataan itu membuktikan bahwa Organda melegalisasi mogok massal semua angkot trayek GP dan GS. Begitupun seluruh trayek di kota yang akhirnya merugikan warga.

“Kan lucu dia meminta angkot mogok sementara taksi Bhinneka beroperasi. Saya yakin surat pernyataan ini bisa jadi bukti untuk pelaporan ke kepolisian jika diperlukan," ucapnya.

Ia juga megancam, jika tetap memprovokatori para sopir angkot untuk mogok massal, maka pihaknya pun tidak segan-segan untuk memberikan peringatan yang tegas terhadap Organda. 

“Kami pembina Organda, bisa-bisa kami bekukan. Selanjutnya kalau Karsono merasa dirugikan silahkan lapor," sambungnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan mengajak supir mogok itu tidak dibenarkan. Sebab mengganggu pelayanan masyarakat.Wajar jika pihaknya menyebut Organda provokator, karena yang memfasilitasi adalah Karsono.

"Saat ini kan tengah dicarikan solusi yang tepat. Oleh karena itu jangan mengambil langkah yang justru merugikan sendiri. Saya khawatir malah warga tidak simpati," imbuhnya. Jika hari ini masih mogok, Abraham mengancam akan mencabut trayek angkutan. (yog/ari)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Opang Sebut Kadishub Arogan, Abraham: Saya Laporkan ke Polisi"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...