Ketua Kadin: Segera Putus Kontrak PT Rivomas!

KEJAKSAN – Desakan agar Pemerintah Kota Cirebon segera mengambil langkah putus kontrak terhadap PT Rivomas Pentasurya sebagai kontraktor gedung setda 8 lantai, datang dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cirebon. 
pemkot cirebon didesak putus kontrak kontraktror gedung setda
Pembangunan gedung Setda Kota Cirebon. dok. Rakyat Cirebon
Langkah itu dipandang penting sebelum akhir tahun, untuk memudahkan langkah selanjutnya. Hal itu seperti disampaikan Ketua Kadin Kota Cirebon, H Yuyun Wahyu Kurnia, kepada Rakyat Cirebon, akhir pekan kemarin. Menurut Yuyun, sejak jauh-jauh hari pihaknya sudah mendesak agar pemkot memutus kontrak PT Rivomas, karena dianggap tidak profesional.

“Sejak awal kita sudah sampaikan, bahwa pemkot harus memutus kontrak PT Rivomas, karena tidak mampu melaksanakan pekerjaan dengan baik. Buktinya, dari awal sampai sekarang, belum pernah progres itu sesuai dengan time schedule,” ungkap Yuyun.

Ia menambahkan, untuk menyelamatkan keuangan negara dalam hal anggaran untuk pembangunan gedung setda, Kadin menyarankan agar pemkot mencari kontraktor lain, untuk melanjutkan pembangunan megaproyek senilai Rp86 miliar tersebut.

“Lebih baik putus kontrak sebelum akhir tahun, kemudian dilelang ulang mencari kontraktor lain untuk bisa melanjutkan proses pembangunan di tahun depan,” ujarnya.

Selain itu, Yuyun juga meminta agar setelah putus kontrak, pembayaran pendanaan proyek tersebut dari pemkot ke kontraktor dilakukan setelah audit. Artinya, untuk mengetahui progres persis dari pengerjaan proyek itu, pemkot harus melakukan audit.
            
“Diaudit dulu, kemudian diketahui berapa persen progres persisnya. Dana yang dibayarkan, sesuai progres saja. Ini penting untuk menghindari kerugian keuangan negara,” kata dia.

Sebelumnya, di sisa waktu kontrak proyek pembangunan gedung setda setinggi 8 lantai tinggal kurang dari 2,5 bulan lagi, progresnya baru 38,7 persen. Megaproyek yang didanai menggunakan sistem tahun jamak atau multi years itu kontraknya akan habis pada 25 Desember mendatang.

Dengan sisa waktu tersisa yang relatif singkat, dipastikan proyek itu tidak akan selesai dikerjakan. Tak hanya itu, PT Rivomas Pentasurya sebagai kontraktor juga hampir pasti tidak bisa mendapatkan perpanjangan waktu. Karena untuk mendapat persetujuan itu, minimal progresnya harus 70 persen.

“Menurut Keppres Nomor 4/2015, syarat untuk perpanjangan kontrak minimal progresnya 70 persen. Sejauh ini baru 38,7 persen,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon, Ir Budi Rahardjo MBA, ditemui usai rapat kerja bersama Komisi II DPRD, di gedung dewan.

Project Manager PT Rivomas Pentasurya, Tajudin tak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan diberikannya perpanjangan waktu sekaligus denda atau adendum atau tidak. “Urusan perpanjangan atau tidak pemkot yang berwenang. Saya maksimalkan pekerjaan saja,” katanya.

Diakuinya, beberapa kendala yang mengakibatkan proyek itu berjalan lambat. Faktor cuaca menjadi kambing hitamnya. Namun ia optimistis, progres pengerjaan bisa mencapai 60 persen pada akhir bulan ini. “Kendalanya cuaca. Tapi kita optimis bisa 60 persen di akhir bulan,” katanya.

Dia juga membantah, bila para pekerja di proyek tersebut tidak dilengkapi dengan standar keamanan yang memadai atau K3. “Semua pakai peralatan safety, K3 berjalan,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Ketua Kadin: Segera Putus Kontrak PT Rivomas!"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...