Jangan Berpecah Gara-gara Pemilihan Kuwu

CIREBON - Pesta demokrasi tingkat desa menjadi momentum menarik untuk terus diikuti. Bahkan tetangga sahabat bahkan saudara bisa memiliki pilihan berbeda dan kerap menimbulkan perpecahan.
kampanye pemilihan kuwu mulai ramai
Kampanye pemilihan kuwu di Cirebon mulai ramai. Foto: Zezen/Rakyat Cirebon
Bukan hanya itu, dari setiap desa yang ikut serta dalam pemilihan kuwu yang dilaksanakan serentak itu, kerap kali diikuti oleh kepala desa yang sebelumnya pernah menjabat (petahana). 

Salah satunya adalah Asikin, mantan kuwu di Desa Kaligawewetan, Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon menjelaskan menjadi kuwu menurutnya bukan merupakan satu-satunya cara untuk berkiprah memajukan desa. 

Maka dari itu, ia mengaku tetap menekankan keamanan desa. Khususnya dalam prosesi pilwu kali ini, diharapkan tidak sampai meninggalkan cacat yang dapat menciderai persaudaraan. "Semoga aman, kondusif dan damai jangan ada perpecahan antar warga," ucapnya.

Pria yang barus berakhir masa jabatannya di tahun 2017 itu menegaskan, satu periode yang telah diabdikannya itu, diklaim menghasilkan banyak perubahan di desanya. 

Sehingga, ditahun yang sama dalam pelaksanaan pilwu serentak tahun ini, ia ikuti kembali dengan mendaftarkan diri. 

Dengan harapan, program pembangunan yang ditahun sebelumnya belum tuntas, bisa diselesaikan diperiode kedua. 

Hal itu diakuinya disela waktu kampanye dan mendatangi warga pada Senin (23/10). Ia mengaku mendaftarnya di bursa pilwu serentak kali ini, sebagai pembayaran hutang program yang di periode pertamanya belum tuntas.

“Untuk membayar progam yang ditahun sebelumnya masih belum selesai, jadi ketika terpilih nanti tinggal melanjutkan saja,” ucap Asikin calon kuwu yang memperoleh nomor urut 2 itu.

Ketika menyaksikan pendukungnya, ia pun mengaku terharu melihat besarnya antusias warga yang ikut serta mengikuti kampanye di jadwal yang telah diberikan padanya. Ia menilai, antusias warga diharapkan menjadi signal positif untuk membeirkan dukungan padanya.

Sementara Nurhalimah salah satu warga setempat mengaku kenal dengan petahana, karena sebelumnya telah menduduki pemimpin desa. Ia berharap di prosesi Pilwu serentak tahun ini, dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar menjadi pilihan rakyat.

"Beliau orang baik dan sudah membuktikan dimasa kepemimpinannya. Dalam prosesi Pilwu kali ini, semoga bisa menghasilkan pemimpin terbaik yang membawa nama rakyat," ucapnya.

Ikut sertanya dalam pelaksanaan kampanye, diakuinya untuk sekedar menyaksikan dan lebih mengenal program yang akan ditawarkan oleh calon. 

"Keluar rumah untuk sekedar menyaksikan karena rame banget, selain itu untuk bahan referensi kira-kira program apa yang ditawarkan,” pungkasnya. (zen)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Jangan Berpecah Gara-gara Pemilihan Kuwu"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...