Iis Aisyah, Biliard Bukan Hanya Laki-laki

OLAHRAGA bola billiard identik dengan permainan laki-laki. Akan tetapi tidak berlaku bagi perempuan cantik asal Kuningan yang bernama lengkap Iis Aisyah. Pasalnya, perempuan bergaya tomboi ini sudah malang melintang dalam dunia bola sodok dari tahun 2013 lalu.
iis senang bermain biliard
Iis Aisyah. Foto: Ist./Rakyat Cirebon
Berawal dari ketidaksengajaan bertemu dengan permainan bola sodok tersebut, Iis akhirnya mencintai dan menggilai biliard. Bahkan, berbagai macam kejuaraan baik lokal maupun luar kota pernah diikutinya. Prestasi pun kerap menghampiri perempuan Kelahiran Kuningan, 29 September 1995 lalu itu. 

"Awalnya sih diajak temen ke tempat biliard, tadinya sih tidak mau karena dulu anggapan masyarakat bahwa biliard selalu negatif. Tapi setelah mencoba, akhirnya ketagihan juga," ujarnya kepada Rakyat Cirebon, Minggu (15/10).

Setelah lama menekuni biliard ucap anak dari pasangan Utarja dan Yati ini, anggapan awal dirinya terhadap biliard pun sirna. Sebab, ternyata biliard merupakan cabang olahraga yang menyenangkan. Selain dapat menyehatkan badan, serta memerlukan strategi matang, billiard juga dapat mendatangkan teman dan mengeratkan tali silaturahmi. 

"Dulu sih mikirnya maen biliard hanya menyodok dan memasukan bola saja, tapi setelah lama menggeluti ternyata butuh strategi juga. Terus dari biliard juga kita dapat banyak mencari teman, " paparnya.

Meskipun biliard didominasi kaum laki-laki, tapi dirinya tidak berkecil hati. Bahkan dirinya memiliki harapan untuk cabang olahraga di Kuningan agar banyak diisi atlit wanita. Dirinya juga kerap kali mengajak teman-teman wanitanya agar mempelajari dan menekuni biliard. 

"Saya sih berharap banyak kaum perempuan yang menggeluti olahraga billiard. Billiard tuh olahraga yang menyenangkan dan bukan hanya untuk kaum laki-laki, " pungkasnya. (gio)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Iis Aisyah, Biliard Bukan Hanya Laki-laki "

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus