Gerindra Lebih Condong ke Golkar, Heru: Tak Masalah Tanpa PKS

CIREBON – Keharmonisan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Cirebon mulai retak. Hal itu menyusul perbedaan sikap kedua parpol itu di dalam Koalisi Cirebon Maju (KCM). Partai Gerindra sama sekali ogah bertemu dengan KCM lagi, sedangkan PKS masih membangun komunikasi dengan baik.
Heru Cahyono (kiri) saat mendaftar Bacawalkot Cirebon di Gerindra. dok. Rakyat Cirebon
Sekretaris DPC Partai Gerindra, H Heru Cahyono MESy mengaku, pihaknya sengaja tidak datang pada saat pertemuan KCM yang dihadiri elit DPC Partai Demokrat, PKS, PKB dan PAN, Senin (16/10) malam, di salah satu restoran di Jalan Cipto MK.
“Kita tahu ada pertemuan tadi malam (Senin malam, red). Tapi kita putuskan untuk tidak hadir dalam pertemuan itu,” ungkap Heru.
Ia menambahkan, Partai Gerindra sudah tidak lagi punya kepentingan dengan poros koalisi petahana Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH itu. Pasalnya, DPC Partai Gerindra sudah memutuskan untuk keluar dari KCM setelah bersepakat melalui rapat pleno di internal partai.
“Kita sudah rapat pleno dan memutuskan untuk keluar dari KCM. Makanya kalaupun ada pertemuan lagi, silakan saja KCM, kita tidak akan hadir. Karena sudah tidak ada lagi kepentingan di sana,” tuturnya.
Heru menuturkan, sejak mengetahui adanya deklarasi pasangan Azis-Eti Herawati oleh DPP Partai Demokrat beberapa hari lalu, pihaknya langsung mengambil sikap mundur dari KCM. Secara resmi sudah diputuskan melalui rapat pleno.

“Lagipula Partai Gerindra belum secara resmi masuk KCM. Karena di kesepakatan itu yang tandatangan hanya ketua DPC Partai Gerindra. Saya sebagai sekretaris tidak tandatangan. Kalau keputusan resmi partai, ketua dan sekretaris tandatangan,” jelasnya.

Di sisi lain, politisi yang pernah menjadi calon wakil walikota pada Pilwalkot 2013 lalu itu juga mengakui, pihaknya sudah membangun komunikasi politik dengan Partai Golkar untuk kemungkinan berkoalisi menuju Pilwalkot 2018 mendatang. “Kita sudah dengan Partai Golkar cukup intens. Dengan Partai Hanura juga berkomunikasi,” kata dia.

Oleh karena itu, Heru mengaku tak risau kalaupun tidak berkoalisi dengan PKS di Pilwalkot 2018 mendatang. Heru menilai, PKS lebih sreg dengan Partai Demokrat dan PKS. Begitu juga dengan PAN. 

“PKS kelihatannya tetap di KCM. PAN juga sama. Jadi, kita tanpa PKS juga tidak masalah. Dengan Partai Golkar juga sudah cukup syarat tujuh kursi,” kata alumni pascasarjana IAIN Syekh Nurjati itu.

Sebelumnya, pada Senin malam, para elit pengurus DPC Partai Demokrat, DPC PKB, DPD PKS dan DPD PAN bertemu di salah satu rumah makan di Jalan Cipto. Hadir juga Walikota Cirebon sekaligus Ketua MPC Partai Demokrat Kota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH.

Pertemuan itu belum membuahkan hasil, karena Partai Gerindra tidak hadir. Direncanakan akan ada pertemuan lanjutan, dengan harapan Partai Gerindra hadir. Terlepas apapun keputusannya nanti, parpol elemen KCM akan saling menerima dan menghormati.

Ketua DPD PKS, H Karso menyampaikan, pihaknya belum mengambil sikap apakah akan bertahan atau angkat kaki dari KCM. Pihaknya sudah berkonsultasi dengan DPW dan DPP, hasilnya DPD diberi kewenangan untuk memutuskan sikap. "Semua diserahkan ke DPD. Tapi kita lihat nanti di pertemuan berikutnya. Yang pasti kita ingin bersama-sama," kata Karso.

Selain itu, Karso juga akan mengomunikasikan dengan Partai Gerindra mengenai pertemuan lanjutan. PKS dan Partai Demokrat akan membangun komunikasi dengan Partai Gerindra. "Saya dengan dari Partai Demokrat akan sampaikan ke Partai Gerindra soal pertemuan lanjutan. Kita harus duduk bersama dulu, apapun keputusannya nanti," kata dia.

Sementara itu, Azis mengaku optimis bahwa KCM bisa bertahan bersama. Hanya saja, dirinya diminta oleh parpol peserta KCM untuk bersama sowan ke pengurus tingkat provinsi dan pusat. Sejauh ini baru PKS yang mengajak Azis safari ke pengurus tingkat provinsi.

"Tadi sebetulnya kalau melihat nafasnya, insya Allah KCM bisa bersama-sama. Hanya masih butuh waktu untuk konsultasi dengan DPW dan DPP," katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Gerindra Lebih Condong ke Golkar, Heru: Tak Masalah Tanpa PKS"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...