Gedung Setda Bisa Dilanjut Tahun Depan

KEJAKSAN – Megaproyek pembangunan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon setinggi 8 lantai dipastikan tak akan selesai sampai akhir masa kontrak pada 31 Desember 2017. Pemerintah Kota Cirebon diminta bersiap sejak saat ini untuk kelanjutan pembangunan tersebut.
pemkot cirebon siap melanjutkan proyek gedung setda
Gedung Setda Kota Cirebon baru sampai kerangka konstruksi. dok. Rakyat Cirebon
Hal itu seperti disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ir H Watid Sahriar MBA, kemarin. Menurutnya, megaproyek senilai Rp86 miliar itu hampir dipastikan tidak akan selesai di akhir tahun. Tapi meski pendanaannya menggunakan sistem tahun jamak atau multi years, proyek itu bisa dilanjut di tahun depan.

“Anggaran yang belum terpakai itu nantinya dianggap Silpa. Nanti diajukan lagi di APBD 2018. Kemudian pengerjaan proyek itu bisa dilanjutkan di tahun depan,” ungkap Watid, Kamis (5/10).

Ia berpendapat, untuk mengerjakan kelanjutan proyek tersebut, Pemkot Cirebon arus mencari kontraktor lain yang lebih sanggup untuk menyelesaikan. Watid menilai, pemkot tidak punya alasan untuk mempertahankan kontraktor yang sekarang, PT Rivomas Pentasurya untuk melanjutkan proyek itu di tahun depan.

“Tapi harus ganti kontraktor. Selama ini saya tidak melihat ada cela untuk kontraktor (PT Rivomas) bisa diperpanjang kontrak. Karena tidak diputus kontrak saja sudah untung,” ujarnya.

Politisi Partai Nasdem itu menilai, PT Rivomas sebenarnya sudah termasuk gagal dalam mengerjakan proyek bernilai besar tersebut. Sehingga apabila diberi kesempatan untuk melanjutkan proyek itu, dikhawatirkan akan sia-sia.

“Dia (PT Rivomas, red) tidak bisa mengerjakan dengan baik. Kalau itu saja, saya khawatir tidak akan jelas penyelesaiannya. Kita dari Januari 2017 itu sudah meminta agar pemkot memutus kontrak dan ganti kontraktor yang lebih baik, karena memang progresnya terus menerus tidak pernah bisa mencapai time schedule,” tuturnya.

Watid mengaku, pihaknya di Komisi II DPRD siap untuk diajak membicarakan langkah selanjutnya mengenai gedung setda 8 lantai oleh pemkot. Menurutnya, pemkot memang harus dari saat ini memulai pembahasan persiapan kelanjutan proyek itu.

“Kita siap membicarakan persoalan itu. Karena sesegera mungkin harusa ada solusi. Sayang kalau tidak dilanjut. Sebaiknya segera dipersiapkan, jangan sampai baru dibicarakan di tahun depan. Dari sekarang dipersiapkan beberapa kemungkinan,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Cirebon pesimistis bahkan berani memvonis bahwa proyek gedung setda 8 lantai itu tidak akan selesai pada akhir tahun ini. “Kita lihat secara kasat mata, tidak akan terkejar selesai di akhir tahun ini,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda), Drs H Asep Dedi MSi.

Ia menambahkan, pihaknya akan melihat hasil akhir pengerjaan proyek tersebut pada akhir masa kontrak. Tapi sebelum itu, Pemkot Cirebon akan melakukan pembahasan langkah-langkah yang akan ditempuh, di samping evaluasi terhadap hasil akhir proyek itu di penghujung tahun ini.

“Kita akan bicarakan untuk evaluasi. Kita lihat hasil akhirnya seperti apa untuk kemudian menentukan langkah-langkah selanjutnya,” kata dia.

Selain itu, kata Asep Dedi, pihaknya juga akan melakukan pembahasan bersama dengan DPRD Kota Cirebon. Pasalnya, pendanaan untuk megaproyek itu menggunakan pola tahun jamak atau multi years yang mana atas persetujuan bersama pemkot dan DPRD yang dituangkan dalam peraturan daerah (perda).

“Kita juga akan membahasnya bersama DPRD, karena memang harus kita kaji bersama. Termasuk dengan banggar (badan anggaran, red) untuk kemungkinan itu (pengerjaan dilanjut tahun depan, red),” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Gedung Setda Bisa Dilanjut Tahun Depan"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...