Fitra Hotel Adopsi Gaya Desain Timur Tengah

MAJALENGKA – Hadirnya jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, dipastikan akan mendongkrak perekonomian di Wilayah Ciayumajakuning. Bahkan, dari data Pemprov Jawa Barat 200 hotel baru akan dibangun mulai tahun depan di wilayah tersebut.
fitra hotel tawarkan menginap di tengah kota majalengka
Manajemen Fitra Hotel Majalengka. Foto: Hasan/Rakyat Cirebon
Di Majalengka sendiri, jaringan hotel baru berbasis syariah telah berdiri Fitra Hotel Majalengka yang memiliki 180 unit kamar eksklusif. Hotel bintang tiga pertama di Majalengka.

General manager Fitra Hotel Majalengka, Andy Iskandar mengatakan, beroperasinya Tol Cipali, keberadaan BIJB Kertajati yang saat ini sedang berlangsung proses pembangunannya maupun Tol Cisumdawu, membuat pertumbuhan ekonomi di Wilayah Ciayumajakuning sangat pesat. Bahkan, Wilayah Ciayumajakuning akan menjadi kawasan metropolitan baru di Indonesia.

Menurutnya, Fitra Hotel merupakan satu-satunya hotel di Majalengka yang representatif dengan fasilitas bintang 3. Selain itu, lokasinya yang berada di tengah pusat kota Majalengka juga memudahkan para pengunjung yang berasal dari priangan timur seperti Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Banjar maupun Pangandaran, yang akan menuju BIJB bilamana nanti sudah beropoerasi.

"Fitra Hotel Majalengka dibangun dengan mengadopsi gaya desain Timur Tengah untuk memenuhi permintaan penginapan berbasis syariah yang berkualitas di Majalengka,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Senin (9/10).

Lebih lanjut Andy menambahkan, pasar penginapan di Majalengka akan meningkat signifikan seiring dengan semakin tumbuhnya perekonomian menyusul beroperasinya Bandara Internasional Kertajati pada 2018 nanti.

Jalan tol yang menghubungkan Majalengka dengan Jakarta, Bandung, dan Pelabuhan Cirebon juga tengah dibangun guna membuat sektor perdagangan dan pariwisata di Majalengka tumbuh pesat.

"Kertajati akan menjadi bandara utama Jawa Barat dan berpotensi menjadi embarkasi keberangkatan haji. Setiap tahunnya, sekitar 300.000 jemaah haji dan umrah asal Jawa Barat akan berangkat dari Kertajati, bukan lagi dari Bandara Soekarno-Hatta. Tentunya kebutuhan penginapan yang aman, berkualitas, dan berbasis syariah akan meningkat, terutama bagi pengantar jemaah," tutrnya.

Hotel Fitra sendiri menawarkan beberapa tipe kamar untuk pengunjung, yaitu Superior twin dengan luas  18 meter persegi sebanyak 69 kamar, Superior double  dengan luas 18 meter persegi sebanyak 36 kamar, dan Junior suite dengan luas 25 meter persegi dengan jumlah 8 kamar.

Disamping itu, kata dia, fasilitas yang ditawarkan oleh Fitra Hotel yakni tv kabel, akses internet gratis,  dan kamar mandi dengan air hangat maupun dingin. “Untuk grand openingnya, nanti akan digelar Kamis, (12/10) besok dengan mengundang unsur muspida kabupaten Majalengka,” ujarnya.(hsn)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "Fitra Hotel Adopsi Gaya Desain Timur Tengah"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus