DPP Golkar Belum Keluarkan Rekomendasi, Edo Ajukan Pensiun

CIREBON – Nama bakal calon walikota/wakil walikota Cirebon dari Partai Golkar, Effendi Edo SAP tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan politisi. 
edo yakin bisa bersanding dengan bamunas di pilwalkot cirebon
 Effendi Edo berbincang dengan Toto Sunanto. dok. Rakyat Cirebon
Ihwal peluang besarnya mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk disandingkan bersama bakal calon walikota dari PDIP, H Bamunas S Boediman MBA.

Minggu (22/10) kemarin, Edo akhirnya angkat bicara soal rumor tersebut. Ia mengungkapkan, mengenai kandidat yang akan diusung Partai Golkar menjadi kewenangan DPP dan dirinya berserah pada putusan tersebut. “Akan mengusung siapa dan koalisi dengan partai mana itu yang menentukan DPP,” ungkap Edo.

Ia juga membenarkan, dirinya sudah bertemu dengan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono (AL) beberapa waktu lalu. Edo ditanya kesiapan apabila pada akhirnya rekomendasi diberikan kepadanya. Dengan tegas, Edo menjawab siap menjalankan kepercayaan itu.

“Bertemu dengan Pak Agung Laksono, ditanya kesiapan (kalau direkomendasi). Masa iya saya tidak siap? Ya siap kabeh (semua, red),” kata adik ipar mantan Walikota Cirebon, Drs Ano Sutrisno MM (alm) itu.

Edo juga tak mengelak, dirinya intens membangun komunikasi dengan Bamunas. Tapi secara diplomatis, Edi mengatakan, dengan pihak-pihak lain juga melakukan hal yang sama. “Saya komunikasi dengan siapa saja. Dengan Pak Oki (sapaan akrab Bamunas, red) komunikasi kita baik,” ujarnya.

Dia mengaku optimis akan mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk maju di Pilwalkot 2018 mendatang. Bersamaan dengan itu, Edo juga kini tengah mempersiapkan diri untuk pengajuan pensiun dini dari statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat.

“Insya Allah optimis. Kalau awalnya bagus, selanjutnya juga mudah-mudahan jadi bagus. Sekarang sedang persiapan pengajuan pensiun, lagi menyusun persyaratannya,” tutur Edo.

Saat disinggung mengenai sindiran pengurus DPD Partai Golkar kepada dirinya soal etika politik karena tak hadir dalam acara HUT ke-53 Partai Golkar yang digelar di DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Edo tak banyak bicara. 

Termasuk ketika ditanya soal kabar bahwa dirinya menggelontorkan sumbangan dana yang cukup besar untuk acara HUT Partai Golkar, Edo terkesan menutupi.

“Tidak apa-apa (disindir, red). Mereka (pengurus DPD Partai Golkar, red) enggak mengerti posisinya. (Soal sumbangan dana), kata siapa? Enggak lah,” katanya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon, Ir Toto Sunanto menegaskan, partainya belum menerbitkan rekomendasi calon walikota dan wakil walikota Cirebon, termasuk soal arah koalisi. “Keputusan koalisi maupun siapa yang akan diusung itu dari DPP. Dan sampai saat ini belum ada,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Cirebon, Nanang Suryaman menilai, sikap sejumlah komponen internal, semisal Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar yang menginginkan kader internal yang direkomendasi adalah hal wajar.

“Kami melihat keinginan PK untuk kader internal yang diusung adalah wajar dan kami menghargai itu. Termasuk menghargai bakal calon yang terus bergerak. Karena tujuannya untuk memenangkan Pilwalkot 2018. Target kami ‎juga memenangkan Pileg dan Pilpres 2019,” ungkap Nanang.

Ia juga menegaskan, AMPG akan mengawal apapun kebijakan DPP yang akan diterbitkan mengenai Pilwalkot Cirebon 2018. Sampai saat ini, Nanang menyampaikan, kondisi di internal Partai Golkar masih solid. 

“Kepada siapapun itu (rekomendasi diberikan, red), kami siap amankan. Harapan kami internal tetap solid. Karena dengan solid akan memenangkan Partai Golkar,” katanya. (jri)

Dapatkan berita terkini:

0 Response to "DPP Golkar Belum Keluarkan Rekomendasi, Edo Ajukan Pensiun"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus

loading...